AMBON, Siwalima.id - Pemerintah Kota Ambon kembali melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, untuk mengisi tujuh jabatan yang masih kosong.
Seleksi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya manusia (BKPSDM) ini merupakan seleksi kedua, sebelumnya pada 2 Juli 2025 yang diikuti oleh 28 pejabat.
Seleksi JPTP diikuti oleh 19 pejabat di lingkup Pemkot Ambon, yang berlangsung di Golden Palace Hotel, Selasa (11/11) dibuka Wakil Walikota Ambon, Ely Toisuta.
Wawali dalam sambutannya mengungkapan, seleksi ini merupakan implementasi dari salah satu point yang terdapat pada 17 program prioritas Pemkot Ambon yaitu, penataan birokrasi yang kapabel, handal serta bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
“Terdapat tujuh abatan pimpinan tinggi pratama yang kosong, sehingga seleksi dilakukan dengan tujuan untuk menutupi kekosongan pada posisi-posisi tersebut,” ucap wawali.
Kekeosongan jabatan ini kata wawali, merupakan penyetaraan birokrasi melalui pelaksanaan jobfit sebelumnya serta terdapat beberapa pejabat definitif yang telah memasuki masa pensiun, sehingga proses seleksi ini dilaksanakan.
Ketujuh jabatan tinggi pratama yang kosong dan harus diisi masing-masing, Jabatan Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Perpustakaan, Kadisperindag, Sekretaris DPRD, Kepala Pelaksana BPBD, Kadis Perikanan dan Kadis Kesehatan.
Mekanisme dan prosedur penyelenggaraan seleksi terbuka JPTP ini, didasari Undang-undang Nomor: 20 tahun 2023 tentang ASN, Peraturan Pemerintah Nomor: 17 tahun 2020 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun2019 tentang Manajemen PNS dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: 17 tahun 2019 tentang pengisian Jabatan Tinggi Pratama Secara Terbuka dan kompetitif.
Untuk itu, wawali minta kepada 19 peserta yang mengikuti seleksi ini untuk dapat melaksanakan seluruh proses seleksi dengan baik. Kepada tim assessor, dan panitia, juga diminta untuk dapat melakukan penilaian dengan baik pula.
Pasalnya, tugas asseosor adalah untuk melaksankan penilaian potensi dan kompetensi peserta sesuai parameter yang telah ditetapkan, sedangkan panitia seleksi melaksankan penilaian lanjutan terkait dengan penyusunan makalah, presentasi dan wawancara, termasuk dengan indikator lain yang relevan dengan tujuan seleksi.
“Saya harap 19 peserta yang ikut seleksi ini dapat mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan baik,” harap wawali. (S-29)