SIWALIMA.id > Berita
Ada Agenda Reposisi Pengurus Bank Maluku-Malut dalam RUPS
Online | Selasa, 11 November 2025 pukul 16:49 WIT

AMBON, Siwalima.id - Setelah melakukan reposisi pengurus dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada 21 Maret lalu, pengurus Bank Maluku-Malut, dipastikan akan kembali direposisi oleh pemegang saham.

Rencana reposisi pengurus Bank Maluku-Malut, dipastikan akan kembali dilakukan pada RUPS LB yang akan berlangsung di Mess Maluku Jakarta, Rabu (12/11) besok.

Kabar adanya rencana reposisi pengurus Bank Maluku-Malut ini dibenarkan oleh Direktur Utama Bank Maluku-Malut, Syahrisal Imbar kepada Siwalima.id melalui telepon selulernya, Selasa (11/11).

Imbar mengungkapkan, salah satu agenda utama dalam pelaksanaan RUPS LB, yakni pengangkatan direksi dan komisaris hasil uji kelayakan dan kepatutan oleh OJK beberapa waktu lalu.

Namun ada juga agenda lain yang akan dibahas dalam RUPS LB, termasuk reposisi pengurus Bank Maluku-Malut, mengingat ada beberapa jabatan yang kosong.

"Reposisi itu kan kewenangan pemegang saham, tapi sepertinya dalam RUPS LB besok akan dilakukan juga reposisi terhadap pengurus," ujar Imbar.

Imbar megaku,  salah satu jabatan yang akan ditetapkan, yakni calon direktur pemasaran, yang sebelumnya telah ditetapkan untuk diisi oleh Ferdinand Alexander Hitipeuw, namun karena tidak mengikuti uji kelayakan, maka harus ditetapkan kembali.

Lagi pula, posisi direktur pemasaran yang kosong akan diisi oleh utusan Pemprov DKI sebagai konsekuensi dari Kerjasama Usaha Bank (KUB) antara Bank Maluku-Malut dengan Bank DKI beberapa waktu lalu.

"Informasinya Bank DKI meminta jatah direktur pemasaran sebagai konsekuensi KUB, jadi mau tidak mau harus diakomodir," jelas Imbar.

Selain direktur pemasaran, ada juga posisi salah satu komisaris yang masih kosong setelah ditinggal Adly Bandjar, maka harus diisi oleh calon baru, yang nantinya ditetapkan oleh pemegang saham.

Sementara terkait dengan posisi komisaris utama, Imbar mengaku belum mengetahui secara pasti, namun kelihatannya akan digantikan dengan orang lain yang akan ditetapkan oleh pemegang saham.

"Kelihatannya pak komisaris utama juga akan direposisi karena beliau sudah mau selesai. Tapi untuk kepastiannya kita tunggu besok saja," tegas Imbar.(S-20)

BERITA TERKAIT