SIWALIMA.id > Berita
Kapolda Ajak Mahasiswa UIN Bijak di Era Digital
Online | Kamis, 11 September 2025 pukul 01:11 WIT

AMBON, Siwalimaews – Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, mengajak mahasiswa untuk bijak dalam bermedia sosial dan berperan aktif menjaga ketertiban masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Pesan itu disampaikan kapolda dalam kuliah umum yang berlangsung di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) AM Sangadji Ambon, Selasa (9/9).

Kuliah bertajuk Peran Generasi Muda Maluku dalam Menjaga Kamtibmas di Era Digital itu, dihadiri ratusan mahasiswa, Rektor UIN Ambon Abidin Wakano, jajaran wakil rektor, dekan fakultas, serta pejabat utama Polda Maluku.

“Adik-adik semua adalah harapan bangsa. Keamanan dan ketertiban merupakan modal utama pembangunan. Tanpa keamanan, tidak ada kemajuan yang bisa dicapai,” ujar kapolda.

Kepaolda juga menekankan, agar mahasiswa tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Pasanya, generasi muda perlu menjadi agen perubahan, sekaligus penyaring informasi.

“Bijaklah dalam menyikapi informasi. Era digital menuntut kita untuk berpikir kritis,” ujar kapolda.

Kapolda juga menyinggung, maraknya aksi kekerasan di sejumlah wilayah Maluku, yang kerap dipicu konsumsi minuman keras saat acara keramaian. Untuk itu ia minta mahasiswa mengambil peran sebagai penengah sekaligus pemimpin dengan visi masa depan.

Selain berbicara tentang keamanan, kapolda juga mendorong mahasiswa terus menimba ilmu, menjadi kontrol sosial, serta menyuarakan kebenaran. Bahkan ia menekankan pentingnya keluarga yang harmonis sebagai pondasi terciptanya keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Usai memberikan kuliah umum, Kapolda Maluku melanjutkan kunjungan silaturahmi dengan pimpinan UIN AM Sangadji Ambon.

Kapolda dalam pertemuan itu berharap agar kerja sama antara kepolisian dan kampus terus diperkuat, khususnya dalam bidang akademik dan upaya menjaga iklim kamtibmas yang kondusif.

Rektor UIN Ambon Abidin Wakano, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut status UIN yang sebelumnya Institut Agama Islam Negeri (IAIN) membuka peluang lebih luas untuk pengembangan kampus, termasuk kerja sama dengan berbagai mitra strategis.

“Kalau ada personel Polda Maluku yang ingin kuliah di sini, kami siap memfasilitasi,” ucap rektor.(S-25)

BERITA TERKAIT