SIWALIMA.id > Berita
Kei Jadi Lokasi Studi Pembelajaran Sejarah
Pendidikan | Senin, 18 Mei 2026 pukul 13:21 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ratusan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Pattimura mengikuti studi pembelajaran bertajuk “The Journey To Kei Island 2026”.

Pelepasan keberangkatan ratusan mahasiswa dilakukan Warek Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Nur Aida Kubangun di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Jumat (15/5).

Nur Aida dalam sambutan mengatakan keberangkatan mahasiswa ke Negeri Ohoinol merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang harus dijalankan sesuai program yang telah disusun oleh prodi.

“Nama baik Unpatti ada di tangan adik-adik sekalian. Karena itu, seluruh mahasiswa harus mampu menjaga sikap, etika, dan perilaku selama melaksanakan kegiatan,” pinta Nur.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga karakter, etika dan sopan santun selama tinggal bersama masyarakat maupun keluarga asuh di lokasi pengabdian.

Menurutnya, interaksi yang baik dengan masyarakat penting dilakukan agar kehadiran mahasiswa dapat memberikan kesan positif selama kegiatan berlangsung.

Nur berharap seluruh program yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.

Ia menyebut prodi Pendidikan Sejarah sebelumnya telah beberapa kali melaksanakan kegiatan serupa di Negeri Ohoinol sehingga hubungan baik yang telah terbangun dengan masyarakat diharapkan dapat terus dijaga oleh para mahasiswa.

Selain itu, mahasiswa juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan harus berjalan tertib dan lancar sebagai bagian dari upaya mendukung visi Unpatti menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global,” katanya.

Sementara itu, Ketua Prodi Pendidikan Sejarah Unpatti, Rina Pusparani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester maupun tahun akademik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan studi lapangan yang mencakup pengabdian kepada masyarakat, penelitian, serta kuliah lapangan di berbagai lokasi.

“Kegiatan ini bertujuan memperluas pengalaman belajar mahasiswa, tidak hanya melalui pembelajaran di ruang kelas tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan,” ujar Rina.

Ia menjelaskan mahasiswa nantinya akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah serta sejumlah situs sejarah di wilayah Kepulauan Kei dan Pulau Ambon.

Rina berharap Journey to K-Island dapat memberikan pengalaman akademik yang lebih komprehensif sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat secara langsung.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki pengalaman belajar di kelas, tetapi juga pengalaman belajar di lapangan,” tuturnya.

Untuk diketahui Prodi Pendidi­kan Sejarah memberangkatkan sekitar 140 mahasiswa angkatan 2022-2025 yang didampingi kurang lebih 14 dosen. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 15-22 Mei.(S-25)

BERITA TERKAIT