BULA, Siwalima.id - Guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat, sekaligus memperingati Hari Kesehatan Nasional, ke-61 Puskesmas Geser, Kecematan Seram Timur, menggelar bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur, untuk meningkatkan kesadaran deteksi dini dan akses layanan prima di seluruh wilayah.
Kepala Puskesmas Geser, Boki Rumonin, kepada Siwalima.id, Rabu (12/11) mengungkapkan, kegiatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) kali in, dirangkai dengan jalan santai yang melibatkan lintas sektor maupun para siswa.
Rumonin mengaku, untuk kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis, yang digelar, antara lain pengujian golongan darah sekitar 500 masyarakat dan sunatan massal sekitar 45 warga sudah terdaftar secara gratis.
"Selain itu, kita lakukan deteksi dini kanker serviks lewat pemeriksaan IVA, untuk mengetahui apakah ada kanker mulut rahim atau tidak. Dalam pengobatan massal ada pemeriksaan tuberculosis dan penyakit tidak menular bagi pasien seperti Hipertensi dan TM," ungkap Rumonin.
Lebih lanjut dikatakan, posyandu dan puskesmas yang dulunya hanya difokuskan kepada penanganan bayi, balita dan Ibu hamil, sekarang sudah ditingkatkan untuk melakukan tindakan preventif atau pencegahan.
"Saat ini kita di Puskesmas Geser melakukan pemeriksaan kesehatan katong mengutamakan preventif dan rehabilitatif. Katong sudah lakukan di posyandu dan puskesmas setiap bulan diperuntukkan semua masyarakat bukan untuk siklus usianya," ujar dia.
Untuk pelayanan kesehatan jadi prioritas utama Puskesmas Geser yang dijalankan dengan baik dan saat ini sudah mulai ada kesadaran masyarakat langsung bisa datang ke posyandu dan Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan.
“Katong punya harapan semoga ke depan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan setiap saat masyarakat. Semoga dengan hari kesehatan nasional kita untuk petugas kesehatan, semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dan menjalin kerjasama yang baik dengan semua lintas sektor dan warga,” harapnya.
Walau dengan fisik bangunan yang kurang memadai saat ini, Rumonin berharap Puskesmas Geser bisa selalu memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat kecil.
"Hanya satu saja harapan kita masih pakai bangunan yang lama, jadi katong butuh Puskesmas baru. Kami sudah mengusulkan ke dinas, tapi mungkin ada satu dan lain hal. Jadi masih diusulkan lagi, insya Allah kadis sudah menjanjikan diupayakan tahun depan. Alhamdulillah untuk SDM puskesmas sudah semua terpenuhi, tapi kalau bisa tambah satu dokter umum," pungkasnya. (S-27)