AMBON, Siwalimanews – Universitas Pattimura kembali menerima izin pembukaan dua program studi baru. Kedua prodi tersebut yakni, Prodi Pembangunan Sosial dan Prodi Oseanografi.
Penyerahan SK pembukaan kedua prodi itu, dilakukan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Jantje Eduard Lekatompessy kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti Ruslan HS Tawari, di ruang kerja rektor, pekan kemarin.
Tawari dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Kamis (16/10) menjelaskan, hadirnya dua program studi baru ini merupakan langkah strategis dalam memperluas bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan regional.
âTantangan kita adalah menyiapkan akreditasi minimal terhadap dua program studi baru ini dengan skema akreditasi yang baru , tentunya agar dapat mencapai akreditasi unggul,â tulis Tawari
Universitas menurut Tawari, akan mempersiapkan sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan, sekaligus melakukan sosialisasi, sehingga kedua program studi tersebut dikenal luas oleh masyarakat.
âProgram Studi Oseanografi merupakan bidang yang langka, sementara pembangunan sosial hanya dimiliki beberapa universitas di Indonesia. Karena itu, kami perlu bekerja keras melakukan sosialisasi dan rekrutmen mahasiswa,â janji Tawari.
Tahap awal rekrutmen lanjut Tawari, akan dilakukan dengan memenuhi standar minimal, yakni lima dosen pengajar dan sekitar tiga puluh hingga empat puluh mahasiswa baru, agar kegiatan akademik dapat segera berjalan optimal.
Maish dalam rilis itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XII Jantje Lekatompessy menilai, penambahan dua program studi ini sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Unpatti sebagai salah satu perguruan tinggi besar di kawasan timur Indonesia.
âDengan bertambahnya dua prodi baru ini, Unpatti kini memiliki 82 prodi. Ini kemajuan besar yang akan memperkuat kontribusi universitas dalam mempersiapkan sumber daya manusia unggul di wilayah timur Indonesia,â jelas Lekatompessy.
Menurutnya, peningkatan mutu dan akreditasi, baik pada tingkat program studi maupun institusi, serta mendorong kolaborasi antar kampus di bawah pendampingan LLDIKTI sangatkah penting.
âKami akan terus berperan sebagai mentor agar mutu pendidikan tinggi di kawasan timur semakin merata dan berkualitas,â janji Lekatompessy.(S-25)