AMBON, Siwalimanews – Suasana tegang pasca aksi demonstrasi yang dilakukan organisasi kepemudaan (OKP) Cipayung di depan Gerbang Mapolda Maluku, berubah menjadi momen kebersamaan.
Mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasi mereka terlihat bergandengan tangan dengan personel Propam Polda Maluku, membersihkan sampah yang berserakan di lokasi. Sampah plastik, botol air mineral, hingga kertas sisa aksi dikumpulkan bersama-sama.
Mahasiswa dan aparat bahu-membahu menjaga kebersihan ruang publik, seakan menghapus ketegangan yang sempat mengemuka.
Kabid Propam Polda Maluku, Kombes Indera Gunawan dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (2/) mengapresiasi langkah mahasiswa.
âIni adalah bentuk nyata solidaritas sosial. Kami di Polda Maluku berkomitmen tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga turut berperan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Tindakan seperti ini bisa menjadi contoh baik bagi kita semua,â tulis kKombes Gunawan.
Melihat kebersamaan mahasiswa dan polisi membersihkan lokasi aksi demonsterasi dari sampah, warga sekitar memberikan apresiasi.
âMelihat mahasiswa dan aparat saling bekerja sama membersihkan sampah pasca aksi demo, saya merasa bangga. Ini membuktikan bahwa kita bisa berbeda pendapat, tapi tetap punya tanggung jawab sosial,â ujar Siti Aminah warga yang berada di lokasi.
Bripka Coenrad Istia, personel Propam yang ikut serta dalam pembersihan mengaku, menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
âBukan hanya tugas petugas kebersihan, tapi semua orang yang menggunakan ruang publik,â tandasnya.
Aksi pembersihan ini meninggalkan kesan positif, tidak hanya bagi peserta aksi dan aparat, tetapi juga masyarakat yang menyaksikan.
Perbedaan pendapat dan dialog sehat, sebagaimana ditunjukkan mahasiswa dan aparat, ternyata bisa diwujudkan dalam bentuk kerja nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan. (S-25)