AMBON, Siwalim.id - Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Kesehatan menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) gencar melakukan vaksinasi Human Papilomavirus (HPV).
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath kepada wartawan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi mengatakan, inisiatif vaksinasi HPV ini dilakukan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah dan BPOM Maluku dalam mencegah kanker serviks sejak dini dikalangan generasi muda Maluku.
“Kami tentu berterima kasih kepada Dinkes, BPOM dan TP-PKK Maluku yang telah berupaya untuk gencar melakukan vaksinasi HPV ini sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat,” ungkap Wagub.
Dijelaskan, kanker serviks merupakan kanker yang menyerang leher rahim dan merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan setiap tahunnya terdapat lebih dari 9.000 kasus kanker serviks baru dengan angka kematian yang cukup tinggi.
Karena itu vaksinasi human papilomavirus (HPV) merupakan salah satu upaya preventif yang sangat penting dalam upaya menangani kanker serviks.
“Vaksinasi HPV bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi human papilomavirus yang menjadi penyebab utama kanker serviks yang dilakukan pemerintah daerah,” bebernya.
Vaksin ini kata Wagub, telah terbukti efektif dan aman bahkan telah mendapatkan persetujuan dari BPOM serta direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO) sebagai bagian dari program imunisasi rutin.
Wagub menegaskan, sasaran vaksinasi HPV yakni siswi kelas 5 dan 6 SD atau setara yang berusia 9-13 tahun karena merupakan usia yang paling optimal untuk memberikan perlindungan sebelum terpapar virus HPV.
Mengingat pentingnya vaksinasi HPV, Wagub lantas meminta kerja sama kepada para orang tua guna mendukung penuh dalam program ini sebab vaksinasi HPV adalah investasi kesehatan jangka panjang untuk generasi Maluku.
Dengan vaksinasi yang dilakukan, Wagub memastikan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk memberikan perlindungan terbaik bagi generasi muda dari ancaman kanker serviks di masa depan sekaligus dalam upaya eliminasi kanker serviks di Indonesia.
“Kepada adik-adik siswi yang akan divaksin, jangan takut vaksinasi adalah proses yang aman dan nyaris tidak menyakitkan. ini adalah langkah kecil yang kalian ambil hari ini untuk kesehatan yang lebih baik di masa depan. kalian adalah generasi penerus bangsa yang harus sehat dan kuat,” kata Wagub.
Mantan Bupati SBT ini berharap program vaksinasi HPV ini terus dilakukan hingga ke pelosok daerah sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan derajat kesehatan masyarakat tetap terjaga.
“Saya berpesan kepada tenaga kesehatan agar terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat. Mari kita bersama-sama mendukung program kesehatan pemerintah untuk menciptakan generasi Indonesia dan Maluku yang sehat dan berkualitas,” harap Wagub.(S-20)