SIWALIMA.id > Berita
2.109 Peserta Dinyatakan Lulus SNBT Masuk Unpatti
Pendidikan | Jumat, 29 Mei 2026 pukul 12:49 WIT

AMBON, Siwalima.id - Universitas Pattimura akhirnya mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun ajaran 2026/2027.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unpatti Dominggus Malle dalam keterangan persnya, di Unpatti, Poka, Ambon, Selasa (26/5), menyatakan jumlah pendaftar SNBT tahun ini mencapai 5.627 orang.

Tahun 2026 unpatti menyediakan total kuota 3.464 kursi untuk 83 program studi dan sebanyak 2.109 peserta dinyatakan lolos seleksi.

“Kuota yang terpenuhi baru sekitar 60,8 persen. Artinya masih ada kursi yang kosong dan nantinya akan dialihkan ke jalur mandiri,” ujarnya.

Dari total program studi yang dibuka, hanya 75 program studi yang menerima mahasiswa baru. Sementara sejumlah prodi lainnya belum terisi, terutama di kampus wilayah Maluku Barat Daya dan Kepulauan Aru.

Meski demikian, ia  menyebut minat masyarakat terhadap Unpatti dinilai masih cukup tinggi.

Mahasiswa yang diterima pada SNBT 2026 berasal dari 25 provinsi di Indonesia, meskipun sekitar 80 persen masih didominasi peserta asal Maluku.

Untuk Prodi Pendidikan Dokter menjadi jurusan paling kompetitif pada SNBT 2026. Tingkat kelulusannya hanya sekitar 7,67 persen atau satu kursi diperebutkan oleh 13 peserta.

Sejumlah prodi dengan tingkat persaingan tertinggi antara lain Teknik Perminyakan dengan rasio 1:9,3, Farmasi 1:9,2, serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dengan rasio 1:8,3. Program studi baru Gizi juga menjadi salah satu jurusan favorit dengan tingkat kelulusan sekitar 12,87 persen.

Sementara prodi lain yang cukup diminati antara lain Ilmu Komputer, Bimbingan Konseling, Teknik Geologi, hingga Teknik Sistem Perkapalan.

Nilai UTBK tertinggi tahun ini mencapai 705,65 dan diraih peserta yang memilih Program Studi Teknik Sipil.

“Bagi peserta yang dinyatakan lulus SNBT 2026, universitas mewajibkan proses pendaftaran ulang mulai 26 Mei hingga 3 Juli untuk pelaporan dokumen. Adapun batas akhir registrasi ditetapkan hingga 31 Juli 2026,” terangnya.

Ia memastikan sisa kuota dari program studi yang belum terpenuhi akan dialihkan ke jalur mandiri guna memaksimalkan daya tampung mahasiswa baru tahun akademik 2026.(S-25)

BERITA TERKAIT