SIWALIMA.id > Berita
APSSI Nonaktifkan Imran dan Yeyen
Olahraga | Kamis, 26 Juni 2025 pukul 22:38 WIT

AMBON, Siwalimanews – Setelah resmi dipecat oleh Manajemen Malut United FC akibat pelanggaran berat, mantan pelatih kepala klub bertajuk Laskar Kie Raha Imaran Nahumarury dan Direktur Teknik Yeyen Tu­mena dinonaktifkan dari pe­ngurus Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI).

Penonaktifkan Yeyen Tu­mena dan Imran Nahumarury dari pengurus APSSI ini ter­konfirmasi dari surat resmi APSSI yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Sekjen PSSI Yu­nus Nusi.

Dalam surat yang copian­nya diterima Siwalima, Rabu (25/6) secara tegas, Komite Eksekutif AP­SSI yang terdiri dari Emral Abus, Rahmad Darmawan, Bambang Nur­diansyah, Indra Sjafri, Mandarin Karya dan Fakhri Husaini resmi menon­aktifkan Yeyen dan Imran dari pengu­rus APSSI.

Yeyen dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua APSSI Pusat sedangkan Im­ran Nahumarury dinonaktif­kan dari jabatannya sebagai pengurus di departemen se­pak bola (badan teknik) APSSI.

“Komite eksekutif APSSI sepakat untuk menonaktifkan sementara Yeyen Tumena sebagai ketua APSSI dan Imran Nahumarury sebagai pengurus di departemen sepak bola (badan teknik) APSSI,” demikian bunyi surat APSSI dengan Nomor 1/APSSI/VI/2025 tersebut.

Penonaktifan dilakukan terhadap Yeyen dan Imran sebagai respon atas persoalan yang pelanggaran yang terjadi dengan klub Malut United FC.

Dengan adanya penonaktifan ini, komite eksekutif memberikan kesempatan bagi Yeyen dan Imran untuk fokus menyelesaikan perso­alan termasuk demi menjaga orga­nisasi agar dapat berjalan seba­gaimana seharusnya.

“Komite eksekutif APSSI juga menunjuk saudara Zuchli Imran Putra sebagai pelaksana tugas ke­tua APSSI hingga diadakan kongres aksi dalam waktu dekat,” demikian bunyi surat tersebut. (S-20)

BERITA TERKAIT