SIWALIMA.id > Berita
Benhur Wakili Pimpinan DPRD se-Indonesia di Lemhanas
Daerah | Jumat, 17 April 2026 pukul 15:24 WIT

AMBON, Siwalima.id - Ketua DPRD Maluku, Benhur Watubun, dipercayakan mewakili seluruh pimpinan DPRD se-Indonesia untuk menyuarakan pesan dari daerah dalam Kursus Peman­tapan Pimpinan Daerah (KPPD) atau ret ret yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Akademi Militer Magelang, 15-20 April 2026 itu, diikuti ratusan pimpinan DPRD provinsi maupun kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Dalam agenda ramah tamah, Ben­hur tampil menyampaikan kesan dan pesan di hadapan para peserta. Kepercayaan itu dinilai sebagai bentuk pengakuan atas kapasitas kepemimpinan daerah, khususnya dari Maluku, di tingkat nasional.

“Beta (saya-red) dipilih wakili pimpinan DPRD se-Indonesia untuk sampaikan sambutan. Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab. Terima kasih atas keperca­yaan yang diberikan,” ungkap Benhur kepada wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (16/4).

Benhur mengaku, kegiatan retret tersebut bukan sekadar forum se­remonial, melainkan ruang stra­tegis untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan kapasitas kepe­mimpinan legislatif.

“Banyak pembekalan yang diper­oleh, terutama dalam memperkuat fungsi pengawasan, legislasi dan penganggaran di daerah,” tandas Benhur.

Pada kegiatan ini, seluruh Ketua DPRD dari 11 kabupaten/kota di Maluku juga turut mengambil bagian dalam kegiatan ini, bersama DPRD provinsi. 

Kehadiran mereka diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja lembaga legislatif dalam menjawab berbagai tantangan pem­bangunan daerah.

Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menegaskan, retret ini me­rupakan bagian dari strategi nasio­nal dalam memperkuat kepemim­pinan daerah melalui skema KPPD.

Menurutnya, posisi Ketua DPRD sangat strategis dalam sistem pe­merintahan daerah, sehingga diper­lukan kesamaan visi dalam meng­awal agenda nasional, termasuk arah pembangunan pemerintah pusat.

“Kami ingin mencetak pemimpin daerah yang berkarakter negarawan, berintegritas dan mampu mengawal program nasional,” ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga mengikuti proses internalisasi nilai-nilai kebangsaan, mulai dari empat konsensus dasar bangsa, dinamika geopolitik global, hingga kebijakan strategis pemerintah.

Pemilihan lingkungan Akmil sebagai lokasi kegiatan juga dinilai memiliki nilai lebih dalam membentuk disiplin dan karakter kepemimpinan.

Retret ini turut menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara sebagai pemateri, guna memperkuat pemahaman kebijakan nasional, sekaligus integritas pimpinan DPRD, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran.(S-26)

BERITA TERKAIT