AMBON, Siwalima.id - Penasihat Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Maluku, Lisa Wattimena mengingatkan pentingnya peran perempuan sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga sehat sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular.
Hal ini disampaikan Lisa saat dilakukan sosialisasi pencegahan penyakit menular di salah satu hotel di Ambon, Selasa (5/5).
Ia menyebut sosialisasi ini, bagian dari upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan perempuan.
“Ini adalah momentum refleksi sekaligus komitmen kita untuk menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pengurus PKK Kota Ambon, Dharma Wanita, organisasi perempuan lintas gereja, serta narasumber kesehatan.
Menurut Lisa, sebagai organisasi perempuan berbasis nilai-nilai Kristiani, PWKI Maluku memiliki tanggung jawab dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang kesehatan.
Ia menegaskan perempuan memiliki posisi strategis sebagai pilar keluarga. Para ibu adalah manajer dalam keluarga.
“Jika perempuan sehat, maka keluarga akan kuat, anak-anak dapat dididik dengan baik, dan produktivitas keluarga meningkat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh anggota PWKI dan organisasi perempuan lainnya untuk tidak hanya berperan di lingkup rumah tangga, tetapi aktif membawa perubahan di tengah masyarakat.
“Kita dipanggil untuk menjadi terang dan garam dunia, menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap tumbuh kesadaran kolektif tentang pentingnya pola hidup sehat serta pencegahan penyakit sejak dini. Perempuan juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam upaya menekan penyebaran penyakit menular.
PWKI Maluku turut mendorong penguatan kemitraan dengan pemerintah dan berbagai pihak terkait guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon atas dukungan anggaran yang memungkinkan kegiatan tersebut terlaksana.
“Kiranya PWKI semakin kokoh dalam pelayanan, teguh dalam iman, serta terus memberdayakan perempuan untuk kesejahteraan bangsa,” tuturnya.
Menutup sambutannya, ia mengutip firman Tuhan dalam Kolose: 3:23 yang mengajak setiap orang untuk bekerja dengan sepenuh hati seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia.(S-30)