SIWALIMA.id > Berita
Ely Toisutta Jadi Plt Ketua DPD Golkar Ambon
Headline , Politik | Selasa, 2 Juni 2026 pukul 15:15 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Maluku, resmi menunjuk Ely Toisutta sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ambon, menggantikan pejabat lama, Max Siahay yang dicopot dari jabatannya.

Keputu­san terse­but, diam­bil dalam ra­pat ple­no Pengu­rus Harian DPD Par­tai Golkar Maluku yang berlangsung di Sekretariat DPD Golkar Maluku.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar Ali Lessy menjelaskan, rapat pleno memutuskan menunjuk Ely Toisutta untuk memimpin sementara DPD Golkar Kota Ambon sambil mempersiapkan tahapan konso­lidasi organisasi dan pelaksanaan musyawarah daerah.

“Rapat pleno telah memutuskan pergantian Ketua DPD Golkar Kota Am­bon dan menunjuk Ibu Ely Toi­sutta sebagai pelaksana tu­gas,” ucap Umar kepada Siwalima di Kan­tor DPD Golkar Maluku, Senin (1/6).

Selain Kota Ambon, DPD Golkar Maluku juga menunjuk pelaksana tugas di sejumlah daerah. Untuk DPD Golkar Kabupaten Maluku Tenggara, mandat diberikan ke­pada Yunus Serang, sedangkan DPD Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya dipercayakan kepada Richard Rahakbauw.

Menurut Umar, langkah tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi partai di tingkat kabu­paten dan kota menjelang pelak­sanaan musda. “Tahapan selan­jut­nya terkait musda akan ditentu­kan oleh bi­dang kepartaian DPD Golkar Ma­luku,” ujar Umar.

Umar menjelaskan, pergantian kepemimpinan di DPD Golkar Kota Ambon tidak terlepas dari polemik pelaksanaan musda yang sebe­lumnya berlangsung ricuh dan akhirnya ditunda.

Menurutnya, saat itu agenda Musda yang telah disepakati untuk ditunda justru tetap diupayakan untuk dilaksanakan, sehingga memicu dinamika di internal partai.

“Musda saat itu sudah dipu­tuskan untuk ditunda, namun ma­sih ada upaya untuk tetap melak­sanakannya. Kondisi inilah yang kemudian menimbulkan persoa­lan di internal partai,” ungkap Umar.

Situasi tersebut, lanjut Umar, mendapat perhatian langsung dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang melalui pengurus DPD Golkar Maluku memerin­tahkan agar pelaksanaan musda dihentikan. “Ketua Umum melalui pengurus yang hadir saat itu meminta agar pelaksanaan musda dihentikan sampai ada keputusan lebih lanjut,” urai Umar.

Sementara, pelaksanaan Musda Golkar Kabupaten Maluku Teng­gara hingga kini belum dapat dilanjutkan, menyusul meninggal­nya Ketua DPD setempat, Agra­pinus Rumatora, dalam insiden penikaman di Ban­dara Karel Sadsuitubun, Langgur.

Sedangkan Musda Golkar K­bupaten Maluku Barat Daya masih menunggu penyelesaian sejumlah agenda internal partai sebelum dilaksanakan. Dengan penunjukan pelaksana tugas di sejumlah daerah tersebut, maka DPD Partai Golkar Maluku berharap proses konsolidasi organisasi dapat berjalan optimal sehingga pelak­sanaan musda di tingkat kabu­paten dan kota dapat berlangsung sesuai mekanisme partai.

“Penunjukan pelaksana tugas ini merupakan langkah organisasi untuk memastikan konsolidasi partai tetap berjalan dan agenda Musda dapat dilaksanakan sesuai aturan partai,” jelas Umar.(S-26)

BERITA TERKAIT