SIWALIMA.id > Berita
Forkopimda dan FKUB Himbau Masyarakat Jaga Perdamaian
Daerah | Rabu, 8 April 2026 pukul 11:53 WIT

AMBON, Siwalima.id - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Maluku menghimbau masyarakat agar terus menjaga perdamaian hidup orang basudara.

Himbauan ini disampaikan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa usai melalui rapat koordinasi bersama Forkopimda dan FKUB yang berlangsung di ruang rapat lantai 2 kantor Gubernur, Selasa (7/4).

Gubernur mengungkapkan rapat koordinasi antara Forkompinda dan FKUB merupakan hal penting menyikapi berbagai perkembangan yang terjadi didalam masyarakat terutama konflik horizontal di beberapa tempat belakangan.

Selain itu, rapat koordinasi antara Forkompinda dan FKUB dilakukan sebagai upaya pencegahan dini dampak dari peristiwa konflik yang terjadi di Halmahera Maluku Utara

Menurutnya, terhadap beberapa kejadian yang terjadi Forkopimda dan FKUB akan mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi beredarnya informasi provokatif yang bertujuan untuk memprovokasi masyarakat di Maluku.

“Kita akan mengambil langkah-langkah penting untuk memastikan ketahanan masyarakat Maluku kuat untuk menangkal upaya provokasi yang dilakukan oleh pihak manapun yang tidak bertanggung jawab,” ucap Gubernur.

Forkopimda dan FKUB kata gubernur, menghimbau kepada seluruh tokoh masyarakat tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh perempuan untuk sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan dengan terus merawat perdamaian untuk kepentingan masyarakat Maluku.

Diakuinya ada satu atau dua konflik horizontal yang terjadi di Maluku hal itu hanya kasuistis dan telah diatasi dengan berharap tidak terjadi lagi diwaktu yang akan datang.

Gubernur mengatakan soliditas dan keharmonisan diantaranya pemimpin di Maluku juga harus dilakukan karena itu berpengaruh kepada masyarakat yang dipimpin.

“Kita tidak menghendaki ada persepsi yang salah di masyarakat seolah-olah pemimpin di Maluku tidak akur dan solid, sebaliknya Gubernur dan wakil Gubernur ada dalam relasi yang solid dan harmonis karena tidak ada masalah apa-apa diantara kita,” jelasnya.

Gubernur menyayangkan adanya persepsi yang dibangun oleh pihak-pihak diluar sana seolah-olah Gubernur dan Wakil Gubernur tidak akur tetapi faktanya gubernur dan wakil gubernur memiliki pemahaman yang sama bahwa pemimpin harus bisa tampil bersama dan menjaga soliditas untuk kepentingan masyarakat Maluku dan memastikan pelayanan publik dan pembangunan terus berjalan.

“Saat ini kita hidup dalam kondisi yang tidak mudah karena krisis global dan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat telah mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat maka saya meminta masyarakat bersabar dan menyesuaikan diri untuk bertahan dalam situasi dalam situasi yang tidak mudah ini sambil berdoa semoga situasi yang tidak mudah ini cepat berlalu sehingga kembali dalam kondisi yang normal aman damai dan sejahtera,” terangnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Maluku yang selama ini telah memberi dukungan terhadap pemerintah dengan merawat persatuan dan menjaga perdamaian.(S-20)

BERITA TERKAIT