SIWALIMA.id > Berita
GAMKI Diharapkan Berkontribusi bagi Kota Ambon
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Senin, 27 April 2026 pukul 13:04 WIT

Gerakan Angkatan Muda Kris­ten Indonesia (GAMKI) diharapkan terus hadir dengan energi baru untuk bersama-sama membangun kota, karena iman harus diwujudkan me­lalui tindakan nyata dan kon­tribusi positif di tengah masyarakat.

“Keberadaan GAMKI bukan seke­dar organisasi, tetapi bagaimana berkontribusi bersama pemerintah membangun kota ini. Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati,” ungkap Walikota Ambon, Bo­dewin Wattimena, melalui sambutan yang dibacakan Plt Sekot Ambon, Robby Sapulette, pada Pera­yaan Dies Natalis ke-64 GAMKI dan Syukur Paskah DPC GAMKI Kota Ambon di Gedung Gereja Bet­hania, Ambon, Kamis (23/4).

Dikatakan, perjalanan GAMKI hi­ngga usia ke-64 merupakan anu­gerah Tuhan yang patut disyukuri. Menurutnya, eksistensi organisasi tersebut menjadi bukti nyata peng­abdian kaum intelektual muda Kris­ten dalam kehidupan bergereja, ber­masyarakat, berbangsa dan ber­negara.

“Atas nama Pemerintah Kota Ambon dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat meraya­kan Dies Natalis ke-64 GAMKI Tahun 2026. Semoga momentum ini memberi semangat baru bagi selu­ruh pengurus, senior dan anggota dalam berkarya serta mengabdi bagi Tuhan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para senior GAMKI yang telah memberikan kontribusi besar bagi organisasi maupun masyarakat. Nilai-nilai perjuangan para senior, kata dia, diharapkan terus diwaris­kan kepada generasi muda GAMKI.

Selain merayakan Dies Natalis, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Syukur Paskah. Walikota menilai makna Paskah menjadi pengingat bagi seluruh umat Kris­tiani untuk terus hidup dalam kasih, persaudaraan, saling menghargai dan menjadi berkat bagi sesama.

“Orang yang cinta Tuhan pasti cinta nusa dan bangsa, serta cinta sesama. Tidak mungkin seseorang me­ngaku mencintai Tuhan tetapi tidak mencintai sesamanya,” te­gasnya.

Sementara itu, Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Dessy Hallauw, mene­gaskan, perayaan Paskah Kristus harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan iman sekaligus energi perubahan bagi generasi muda Kristen.

Dikatakan, Paskah bukan sekadar tradisi gerejawi atau agenda tahu­nan organisasi, melainkan identitas, sumber kekuatan, dan arah perjua­ngan bagi GAMKI sebagai organi­sasi kader Kristen.

“Bagi GAMKI, Paskah adalah dasar iman dan gerakan. Karena Kristus hidup, maka setiap pelaya­nan, perjuangan sosial, dan karya GAMKI memiliki makna dan tujuan,” ujarnya.

Ia mengatakan, kebangkitan Kris­tus memberi harapan di tengah berbagai tantangan kehidupan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari persoalan ekonomi, tekanan hidup generasi muda, hingga keti­dakpastian masa depan.

“Kebangkitan Kristus bukan hanya untuk dirayakan, tetapi harus meng­gerakkan kita untuk bertindak dan memberi dampak nyata,” tegasnya.

Ia menilai GAMKI memiliki peran strategis menjembatani kehidupan gereja, keluarga, dan masyarakat agar generasi muda mampu menjadi berkat di tengah perubahan zaman.

“Kita hidup di tengah tantangan globalisasi, perkembangan tekno­logi yang cepat, krisis nilai, hingga melemahnya semangat keber­samaan. Karena itu pemuda Kristen tidak boleh kehilangan jati diri,” katanya.(Mg-1)

BERITA TERKAIT