AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto, bersama jajaran Forkopimda Maluku, menyerahkan bantuan sosial kepada warga di kawasan UIN A.M. Sangaji, Desa Batu Merah, Sabtu (28/2).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan bakti kepada masyarakat dan bakti kesehatan yang digelar melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku.
Kapolda hadir didampingi Wakapolda, Brigjen Imam Tobroni, bersama perwakilan Forkopimda Maluku, para PJU Polda, serta pimpinan organisasi kepemudaan (OKP).
Selain menyerahkan bantuan sosial, rombongan juga meninjau langsung pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis yang disambut antusias warga.
Dalam keterangannya, Dadang menegaskan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah padat penduduk.
“Bakti kesehatan dan bantuan sosial ini adalah bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir, melayani dan melindungi masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama dalam aspek kemanusiaan dan kesehatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, Forkopimda dan elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat ketahanan sosial di Maluku.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Keamanan dan kedamaian adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Diketahui, kegiatan bakti kesehatan meliputi khitanan massal, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan golongan darah, pemeriksaan penyakit dalam, pemeriksaan gigi, pemeriksaan kesehatan anak, hingga fisioterapi.
Selain itu, paket bantuan sosial juga dibagikan kepada warga yang membutuhkan.
Kehadiran aparat kepolisian bersama unsur Forkopimda di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan emosional antara negara dan rakyat.
Langkah Polda Maluku yang mengintegrasikan bantuan sosial dengan pelayanan kesehatan gratis dinilai mencerminkan pendekatan humanis Polri yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.(S-25)