SIWALIMA.id > Berita
Kosgoro Diminta Berpihak untuk Masyarakat
Politik | Senin, 27 April 2026 pukul 12:44 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena membuka Musda II Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Maluku, di salah satu hotel di Kota Ambon, Jumat (24/4).

Plt Sekot Ambon, Robby Sapulette yang membacakan sambutan walikota mengaku, musda bukan sekadar seremoni organisasi atau agenda rutin tahunan.

Forum ini katanya, harus menjadi ruang evaluasi, konsolidasi, sekaligus wadah melahirkan langkah nyata untuk menjawab persoalan pembangunan di Maluku.

“Organisasi tidak boleh hanya sibuk dengan urusan internal. Harus hadir memberi solusi dan menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, lebih dari 90 persen wilayah Maluku merupakan lautan. Potensi sektor perikanan, budidaya laut, hingga wisata bahari sangat besar, namun sampai saat ini belum memberi dampak maksimal terhadap kesejahteraan rakyat.

“Jangan terus bangga dengan potensi kalau masyarakat pesisir masih hidup susah. Kekayaan laut harus dirasakan rakyat, bukan hanya jadi data di atas kertas,” katanya.

Ia juga menyoroti keras sejumlah persoalan klasik yang masih membelenggu pembangunan Maluku, mulai dari wilayah yang tersebar, infrastruktur yang belum merata, tingginya biaya logistik, hingga ketimpangan antar wilayah.

Selain itu, walikota menilai kebijakan pusat yang terlalu sentralistik sering kali tidak memahami karakter daerah kepulauan seperti Maluku. Akibatnya, ruang gerak daerah menjadi terbatas dalam mengelola sumber daya sendiri.

“Maluku tidak bisa dibangun dengan pola pikir daratan. Daerah kepulauan membutuhkan kebijakan khusus, bukan pendekatan seragam,” ujarnya.

Ia menegaskan perlunya reformasi kebijakan yang berpihak kepada rakyat, adaptif terhadap kondisi daerah, dan memberi kewenangan lebih luas bagi daerah untuk mengelola potensi kelautan secara mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ko­sgo­ro 1957 juga diminta tidak ha­nya menjadi penonton. Organisasi tersebut harus tampil sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong ekonomi rakyat.

“Kosgoro harus turun ke masyarakat, dampingi nelayan, bantu UMKM, berdayakan perempuan pesisir dan libatkan generasi muda. Jangan hanya ramai saat Musda,” pintanya.

Pemerintah kota, berharap Musda II mampu melahirkan kepemimpinan baru yang berani, visioner, bersih, dan benar-benar bekerja untuk rakyat. (Mg-1)

BERITA TERKAIT