Empat calon Sekretaris Kota Ambon mulai mengikuti tahapan asesmen di Kementerian Dalam Negeri.
Keempat calon sekot yang mengikuti assesmen tersebut masing-masing, Robby Sapulette, Apries Gaspersz, Richard Luhukay serta Steven Dominggus. Proses asesmen tersebut turut disaksikan Wakil Walikota Ambon, Ely Toisutta secara lagsung di Kemendagri.
Tahapan asesmen berlangsung selama dua hari sebagai bagian dari proses seleksi untuk menentukan Sekot Ambon definitif.
Hasil asesmen oleh asesor di Kemandagri ini, diharapkan dapat segera diperoleh Pemerintah Kota Ambon dalam waktu dekat ini, sehingga bisa diketahui siapa calon calon Sekretaris Kota Ambon.
Hasil inilah nantinya akan menjadi dasar dalam penetapan siapa dari keempat calon ini yang menjadi Sekretaris Kota Ambon yang definitif.
Proses asesmen ini sebagai bagian dari proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk jabatan Sekretaris Kota Ambon
Para peserta akan mengikuti asesmen di Assessment Center Kemendagri. Nantinya, hasil penilaian ini, ditentukan oleh para asesor berdasarkan seluruh indikator yang telah ditetapkan.
Untuk sampai tingkat asesmen di Kemendagri, empat calon Sekretaris Kota Ambon ini telah mengikuti seleksi sesuai dengan UU Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 17 tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, serta Permenpan-RB Nomor 15 tahun 2019 tentang Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka dan Kompetitif di Lingkungan Instansi Pemerintah.
Proses seleksi berjalan objektif dan ketat dimana setiap peserta diuji melalui pemaparan makalah yang kemudian didalami lagi melalui sesi wawancara,
Kita ketahui bersama bahwa jabatan sekot bukan posisi serimonial, melainkan motor utama birokrasi daerah yang mampu menggerakkan roda pemerintahan secara efektif,
Tugas utama seorang Sekretaris Daerah adalah membantu kepala daerah baik (Gubernur/Bupati/Walikota) dalam penyusunan kebijakan, pengoordinasian administratif pelaksanaan tugas perangkat daerah (dinas/lembaga teknis), serta pelayanan administratif. Sekda berperan strategis membina aparatur dan memastikan implementasi kebijakan pembangunan berjalan lancar
Namun jauh lebih penting tugas Sekot Ambon juga harus mempunyai kekuatan manajerial dan visi besar, karena memiliki peran strategis untuk mewujudkan tujuan pembangunan yang tertuang dalam visi dan misi Walikota dan Wakil Walikota Ambon.
Warga Kota Ambon tentu saja berharap, siapapun calon Sekot yang terpilih, bukan sekedar sebagai pejabat administrasi tetapi sosok pemimpin birokrasi yang tegas, cerdas dan mampu menata Aparatur Sipil Negara (ASN).
Selain itu, mampu bekerja sama dengan Walikota dan Wakil Walikota Ambon membangun sinergitas, sehingga seluruh pelaksanaan tugas-tugas berjalan dengan baik. Karena terkadang kebijakan-kebijakan yang tidak sinergi itu justru menjadi awal buruk pelaksanaan pemerintahan.
Karena itu, sinergitas Sekot dan Walikota serta Wali Walikota harus terbangun dengan baik, dimana sebagai pimpinan-pimpin di Kota Ambon bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi seluruh ASN di lingkup Pemerintahan Kota Ambon. Semoga.(*)