SIWALIMA.id > Berita
Patty: Penyiapan Lahan Blok Masela Hampir Rampung
Daerah , Headline | Rabu, 3 Juni 2026 pukul 14:26 WIT

AMBON, Siwalima.id - Upaya penyiapan lahan bagi peng­embangan proyek strategis nasional Blok Masela terus berjalan dan hampir rampung dalam waktu dekat.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Malu­ku meminta seluruh lapisan masya­rakat di Ka­­bupa­ten Tanim­bar men­dukung ja­lannya pro­yek stra­tegi nasional tersebut.

Pasalnya, ditengah upaya Satgas PDSK melakukan land clearing atau pembukaan lahan ini, terjadi riak-riak kecil dari kelompok masyarakat yang menolak Tim Kantor Jasa Penilai Pub­lik (KJPP) atau appraisal turun melakukan penilaian atas lahan tersebut.

“Memang kemarin terjadi riak-riak kecil dari masyarakat setem­pat, dimana mereka menganggap Satgas PDSK tidak melakukan sosialisasi padahal kan sosia­lisasi itu sudah dilaku­kan, maka­nya kita berupaya untuk menjem­batani penyelesaian persoalan ini,” ungkap Kepala Biro Pemerin­tahan Setda Maluku, Elias Patty kepada Siwalima di Kantor Gubernur, Selasa (2/6).

Satgas PDSK kata Patty, juga telah berkoordinasi dengan Peme­rintah Kabupaten Tanimbar untuk terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di Desa Lermatan, sehingga dapat mendukung pem­bangunan Proyek Strategis Nasional Blok Masela.

Disamping itu, Satgas PDSK akan kembali turun ke lokasi, untuk mela­kukan sosialisasi ulang, sekaligus melakukan perhitungan terhadap tanaman milik masyara­kat diatas lahan yang nantinya dibangun infra­struktur pendukung Blok Masela.

“Besok rencananya tim akan turun ke Tanimbar, sekaligus akan menghitung berapa banyak tanaman masyarakat diatas lahan itu, dengan tujuan ketika dilakukan pembayaran ganti rugi tidak terjadi kesalahan akibat adanya tumpang tindih,” ucap Patty.

Pemprov menurut Patty, ingin memastikan proses penyiapan lahan bagi kepentingan Blok Ma­sela tidak ada persoalan, sehingga pembangunan infrastruktur pen­dukung dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Untuk itu ia minta agar seluruh lapisan masyarakat di Tanimbar, tidak menghambat proses pe­-nyia­pan lahan yang sedang dila­-kukan Satgas PDSK dan mendu­kung upaya yang dilakukan sehingga dalam waktu dekat penyiapan lahan dapat tuntas.

“Komitmen pak gubernur jelas bahwa harus ada keadilan terkait besaran ganti rugi jadi kita minta masyarakat dapat mendukung upaya persiapan lahan yang se­dang dilakukan. Tim Appraisal akan turun ketika satgas sudah tun­tas menyelesaikan dampaknya,” ucap Patty.

Terkait dengan adanya sertifikasi diatas lahan yang menjadi tempat Blok Masela, Patty memastikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPN guna dicarikan solusi terhadap masalah tersebut, mengingat tanah itu merupakan kawasan hutan.

“Memang diatas lahan 662 hektar itu ada yang sudah bersertifikat tapi solusinya sudah kita siapkan. Yang pasti proyek ini harus tetap berjalan, karena menyangkut masa depan Maluku,” cetus Patty.(S-20)

BERITA TERKAIT