SIWALIMA.id > Berita
Pemkot Bidik PAD dari Pasar Gambus dan Pelabuhan
Daerah | Jumat, 17 April 2026 pukul 15:01 WIT

AMBON, Siwalima.id - Guna meningkatkan sumber pendapatan baru, Pemerintah Kota Ambon berencana mengelola eks Pasar Gambus sebagai lokasi parkiran truk.

Sedangkan Pelabuhan Rakyat Enrico, juga akan direnovasi untuk labuh jangkar kapal cepat dan ferry.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyebut penataan eks pasar gambus untuk UMKM serta parkir mobil truk yang selama ini menggunakan badan jalan di seputaran Pelabuhan Yos Sudarso.

“Langkah ini strategis untuk mengurai kemacetan akibat aktivitas truk di kawasan pelabuhan, kata walikota kepada wartawan di Balai Kota, Kami (16/4).

Ia mengaku sejak awal pemerintah telah merancang penataan kawasan tersebut untuk mengatasi antrean panjang truk, khususnya yang selama ini terjadi di sekitar pelabuhan.

“Dari awal saya sudah sampaikan penertiban Pasar Gambus ini bertujuan untuk menata kawasan sekaligus mengatasi antrean panjang truk di Pelindo,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah proses penataan selesai, seluruh aktivitas parkir truk akan dialihkan ke kawasan Pasar Gambus.

Kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di sepanjang jalan Slamet Riyadi yang selama ini kerap terganggu oleh parkir truk.

“Ke depan, semua truk akan kita alihkan ke sana supaya sepanjang Jalan Slamet Riyadi tidak lagi terganggu dengan parkiran truk,” jelasnya.

Ia mengaku selain berdampak pada kelancaran lalu lintas, penataan tersebut juga diyakini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui opti­-malisasi pemanfaatan kawasan.

Saat ini pemkot juga tengah merencanakan pengembangan infrastruktur pelabuhan, termasuk pembangunan dermaga di kawasan Pelabuhan Enrico.

“Proyek ini masih berada pada tahap perencanaan,” ungkapnya.

Walikota juga mengungkap­kan, pembangunan pelabuhan tidak akan menggunakan APBD, melainkan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga.

“Ke depan kita rencanakan pembangunan dermaga atau pelabuhan Ambon, tetapi masih dalam tahap perencanaan. Skemanya bukan pemerintah kota yang bangun, melainkan kerja sama dengan badan usaha,” katanya.

Menurutnya, pelabuhan yang dirancang tersebut nantinya akan dibangun dengan fasilitas yang memadai sehingga dapat disandari kapal feri maupun kapal cepat.

Kita harap tidak hanya meningkatkan ketertiban aktivitas transportasi laut, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD, tandasnya.

Ia berharap kalau semua program ini terealisasi, dampak­nya bukan hanya pada ketertiban, tetapi juga peningkatan pendapatan daerah.(Mg-1)

BERITA TERKAIT