SIWALIMA.id > Berita
Pemprov Dukung Relokasi Jasad Eks Tentara Jepang di Ambon
Online | Kamis, 2 Oktober 2025 pukul 02:09 WIT

AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Provinsi Maluku mendukung penuh upaya relokasi jasad eks tentara Jepang yang gugur di Kota Ambon pada perang dunia kedua.

Dukungan ini dinyatakan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, saat menerima kunjungan Pemerintah Jepang di ruang kerjanya, Rabu (1/10).

Juru Bicara Pemprov Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, kedatangan Pemerintah Jepang di Ambon telah melalui rangkaian kajian panjang.

Tujuan utama kedatangan Pemerintah Jepang untuk mau melakukan survei terhadap tentara Jepang yang pada perang dunia ke-2 menjadi korban dan dikuburkan di Ambon.

“Mereka sudah di Morotai dan Tobelo, hari ini mereka di Ambon mereka ingin beraudience dengan gubernur terkait upaya mengangkat atau merelokasi jasad-jasad tersebut,” jelas Kasrul.

Menurutnya, dasar referensi Pemerintah Jepang datang ke Ambon karena ada laporan 80 tahun lalu dari Pemerintah Australia atau J-40 yang menunjukkan lokasi dimana jasad-jasad mantan tentara yang gugur.

Terhadap laporan tersebut, Pemerintah Jepang melakukan pencairan dengan menggunakan peralatan teknologi dan menemukan lokasinya di Desa Tawiri, Kota Ambon.

“Pemerintah Jepang menemukan lokasi jasad tentara di Ambon dan mereka melakukan survei di Tawiri karena mereka tahu, ada beberapa jejak-jejak tentara Jepang di sana,” bebernya.

Terkait dengan jumlah jasad, Kasrul mengungkapkan, berdasarkan penjelasan Pemerintah Jepang terdapat  17 jasad tentara mereka pada saat itu yang dimakamkan, dimana 16 orang dimakamkan secara massal dan satu orang agar terpisah di Desa Laha.

Untuk waktu relokasi, Kasrul mengaku, Pemerintah Jepang harus kembali melakukan kajian, sebab terdapat perbedaan antara laporan dengan kondisi di lapangan sehingga harus disinkronkan.

“Jadi mereka masih belum mendapatkan hasil yang menggembirakan, makanya mereka harus kembali ke Jepang untuk melakukan kajian lanjutan dan setelah itu akan kembali lagi ke Maluku,” tandas Kasrul.

Kasrul memastikan, gubernur akan mendukung penuh upaya yang dilakukan Pemerintah Jepang untuk relokasi jasad eks tentara mereka yang gugur saat perang dunia kedua.

“Pak gubernur berharap upaya pencairan jasad tentara Jepang menginspirasi kita semua pemerintah provinsi maupun Indonesia untuk menghormati menghargai para pahlawan,” tandas Kasrul.(S-20)

BERITA TERKAIT