SIWALIMA.id > Berita
PLN Dorong Electrifying Lifestyle di Maluku
Daerah | Selasa, 5 Mei 2026 pukul 20:56 WIT

AMBON, Siwalima.id - PT PLN (Persero) terus mendo­rong pengembangan ekosistem ken­daraan listrik di wilayah timur Indonesia melalui Program Sertifikasi Bengkel Konversi dan Maintenance Motor Listrik di Kota Ambon. 

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung transisi energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat penerapan electrifying lifestyle di tengah masyarakat.

Program yang dilaksanakan bekerja sama dengan SMK Negeri 4 Ambon dan Politeknik Negeri Ambon ini menyasar guru, dosen, siswa, hingga mahasiswa sebagai penerima manfaat utama. Selain memberikan pelatihan teknis, program juga menghadirkan dukungan peralatan konversi motor listrik guna mendukung pengembangan beng­kel binaan di lingkungan pendidikan.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soe­ratmoko, mengatakan, pengem­bangan kendaraan listrik tidak hanya berbicara mengenai penggunaan teknologi ramah lingkungan, tetapi juga tentang kesiapan SDM lokal dalam menghadapi transformasi sektor energi dan transportasi.

“PLN tidak hanya membangun ekosistem kendaraan listrik dari sisi infrastruktur, tetapi juga menyiapkan SDM dan kompetensi lokal agar masyarakat dapat mengambil peran dalam perkembangan industri kendaraan listrik di masa depan,” ujar Noer, dalam release, yang diterima Siwalima, Senin (4/5).

Hingga saat ini, kata dia, program tersebut telah melibatkan 140 peserta yang terdiri dari guru, dosen, siswa, dan mahasiswa. Sebanyak 10 guru dan dosen telah tersertifikasi, sementara dua bengkel binaan juga telah dilengkapi dengan peralatan konversi motor listrik secara leng­kap. Selain itu, sebanyak 36 unit motor telah berhasil dikonversi menjadi kendaraan listrik.

Program ini juga memberikan dampak nyata bagi peserta dan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun peningkatan keterampilan. Penggunaan kendaraan listrik dinilai mampu menekan biaya operasional kendaraan dibandingkan penggu­naan bahan bakar minyak. 

Di sisi lain, peserta juga mem­peroleh keterampilan baru di bidang otomotif listrik, instalasi sistem kelis­trikan, manajemen baterai, hingga troubleshooting kendaraan listrik.

“Tidak hanya itu, program ini turut membuka peluang lahirnya usaha baru di bidang konversi dan perawatan motor listrik,” ujarnya.

Dikatakan,  peserta yang sebelum­nya hanya memiliki keterampilan dasar kini mulai memiliki kemampuan untuk mengembangkan bengkel mandiri dan usaha berbasis tekno­logi ramah lingkungan. “Ke depan, PLN juga akan terus mengembangkan program melalui peningkatan standar bengkel binaan di SMK Negeri 4 Ambon dan Politeknik Negeri Ambon agar dapat mendukung penerbitan izin uji kelayakan teknis kendaraan kon­versi,” katanya.

Diharapkan, langkah ini dapat mendukung proses administrasi kendaraan konversi bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Maluku.

Melalui program ini, PLN juga berharap pengembangan kendaraan listrik di Maluku tidak hanya mendukung pengurangan emisi dan transisi energi bersih, tetapi juga mampu menciptakan peluang eko­nomi baru dan meningkatkan daya saing SDM lokal di era teknologi berkelanjutan. (S-08)

BERITA TERKAIT