SIWALIMA.id > Berita
Polnam Ambon Wisudakan 169 Mahasiswa, Mairuhu Sampaikan Pesan Diakhir Jabatan
Pendidikan | Senin, 4 Mei 2026 pukul 13:30 WIT

AMBON, Siwalima.id -  Politeknik Negeri Ambon (Polnam), resmi me­ngukuhkan 169 maha­siswa Diploma Tiga dan Sarjana Terapan yang berlangsung di Aula Po­liklinik Negeri Ambon, Kamis (30/4). 

Wisuda XXI ini men­jadi momentum terakhir Dady Mairuhu yang akan mengakhiri masa jabatan Di­rektur Politeknik Negeri Ambon.

Ratusan wisudawan ini berasal dari 13 program studi (Prodi) ung­gulan. 

Dalam sambutannya, Dady me­mas­tikan Politeknik Negeri Ambon telah mengalami banyak transfor­masi. 

Mulai dari kualitas akademik, fasilitas pendidikan, kerja sama de­ngan dunia industri hingga perguruan tinggi baik dalam mau­pun luar negeri. 

Selain itu, kompetensi dosen dan tenaga kependidikan juga terus meningkat, sehingga kepercayaan masyarakat makin kuat. 

“Kepada kampus ini semua capaian ini bukan hasil kerjaan satu orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Ambon,” ujarnya. 

Selanjutnya kepada wisudawan, Dady berpesan untuk menjadi lulusan berkualitas secara ilmu dengan mental yang tangguh. 

Menurutnya, lulusan yang me­miliki mental jujur, disiplin, bekerja keras dan melayani masyarakat itu­lah yang dapat berguna bagi banyak orang. 

Selain itu, dirinya berharap semua alumni ini tidak berhenti belajar serta mampu berkembang ditengah persaingan teknologi saat ini. 

“Saya titip pesan jangan pernah berhenti belajar dunia terus beru­bah, teknologi terus berkembang dan persaingan semakin ketat. Jadi­lah lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, jujur, disiplin serta mampu bekerja dan melayani masyarakat,” harapnya. 

Wakil Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada Direktur Polnam atas dedikasinya selama dua periode kepemimpinan serta me­nyambut hangat Direktur yang baru terpilih. Beliau menekankan bahwa tantangan masa depan, terutama di wilayah kepulauan Maluku, me­nuntut lulusan untuk menjadi insan vokasi yang unggul.

Wakil Gubernur menyoroti arahan Presiden mengenai pentingnya hilirisasi atau industrialisasi produk lokal seperti kelapa dan pala. Beliau menegaskan bahwa Maluku tidak boleh lagi hanya menjual bahan mentah, tetapi harus mengolahnya menjadi produk turunan melalui pabrik-pabrik lokal untuk menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah ekonomi.

“Mengingat Maluku terdiri dari 93% wilayah laut, beliau menekan­kan pentingnya penguasaan tekno­logi energi terbarukan dan penge­lolaan potensi laut,” ujarnya.

Dikatakan, Pemerintah Daerah terus memperjuangkan pekerja lokal agar lulusan Polnam dapat berkarir di proyek strategis nasional seperti Blok Masela, sehingga lapangan kerja tidak didominasi oleh pekerja dari luar daerah.

Untuk diketahui Politeknik Negeri Ambon melepaskan 169 orang lulusan yang terdiri dari 13 Program Studi diantaranya, Teknik Sipil 10 orang, Teknik Mesin  9 orang, Teknik Elektro 4 orang, Administrasi bisnis 7 orang, Akuntansi 25 orang, Manajemen Proyeksi Konstruksi 20 orang, Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan 14 orang, Teknik Produksi Minyak dan Gas 30 orang, Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal Minyak dan Gas 20 orang, Teknik Informatika 6 orang, Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal Minyak dan Gas 4 orang, Administrasi Bisnis Terapan 10 orang, Management sumber daya perairan kampus Banda Neira: 2 orang, Budidaya perairan kampus Banda Neira 8 orang. 

Selain Wakil Gubernur Maluku, acara ini turut dihadiri juga oleh Jajaran Forkopimda, Direktur, Ketua Senat dan para Dosen Politeknik Negeri Ambon, Pimpinan Perguruan Tinggi, Para Orang Tua Wisudawan serta tamu undangan lainnya. 

Hadir pula Marsekal Pertama (Marsma) TNI Dr. Anton “Sioux” Pallaguna, dari Universitas Perta­hanan (Unhan), yang memberikan perspektif mengenai ketahanan nasional kepada para lulusan.(S-08) 

BERITA TERKAIT