SIWALIMA.id > Berita
Siegers: Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah Kota Ambon , Suplemen | Senin, 27 April 2026 pukul 13:07 WIT

PEMERINTAH Kota Ambon mela­lui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus menunjukkan komit­men­nya dalam memperkuat eko­nomi kerakyatan melalui program koperasi desa/kelurahan merah putih. Program ini menjadi salah satu pilar penting dalam mendo­rong kemandirian ekonomi mas­yarakat berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Ambon, Vebyana Siegers, kepada Siwalima, mela­lui telepon seluler, Minggu (26/4) menjelaskan, pada tahap awal pemerintah fokus pada sosialisasi dan pembentukan koperasi.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Per­ce­patan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pi­haknya telah melakukan sosiali­sasi secara intensif kepada mas­ya­rakat di seluruh wilayah Kota Ambon. Hasilnya, sebanyak 50 kope­rasi berhasil dibentuk dan telah memiliki status badan hukum.

Jumlah tersebut terdiri dari dela­pan koperasi desa, 22 koperasi negeri yang setara desa, serta 20 koperasi kelurahan yang tersebar di lima kecamatan di Kota Ambon.

Memasuki tahap operasional, saat ini enam koperasi telah men­jalankan usaha gerai sembako me­lalui kerja sama dengan sejum­lah pihak. Koperasi Desa Merah Putih Wayame bekerja sama de­ngan ID FOOD menjual beras SPHP, minyak goreng, gula, dan telur.

Sementara Koperasi Kelurahan Merah Putih Silale, Lateri, Tihu, serta Koperasi Desa Merah Putih Waiheru bekerja sama dengan Bulog dalam penjualan beras SPHP. Adapun Koperasi Kelurahan Merah Putih Rijali menggandeng Polda Maluku melalui program Gerakan Pangan Murah.

Untuk mendorong digitalisasi koperasi, seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Ambon kini telah memiliki akun microsite atau Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan (SIMKOPDES).

Selain itu, Kementerian Kope­-rasi Republik Indonesia juga me­nugaskan tenaga pendam­ping profesional berupa dua orang Project Management Officer dan lima orang Asisten Bisnis guna men­dampingi kope­rasi di Ambon. Pendam­pingan meliputi pengu­atan kelemba­gaan, penyusunan rencana bisnis, strategi opera­sional, hingga pengajuan pembia­yaan melalui SIMKOPDES.

Pada sektor sarana dan pra­sa­rana, Pemerintah Kota Ambon juga mendapat dukungan dari Kodam XV/Pattimura dalam pem­bangunan gerai koperasi. Salah satu langkah awal ditandai dengan ground­brea­king pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih Wayame pada 17 Oktober 2025 di BTN Wayame, Kecamatan Teluk Ambon.

Siegers menambahkan, dari total 50 koperasi yang telah terben­tuk, terdapat tiga koperasi desa yang telah memenuhi syarat lahan minimal 20 x 30 meter persegi dan se­dang dalam proses pemba­ngu­nan ge­rai koperasi. Ketiganya yakni Ko­pe­rasi Desa Merah Putih Waya­me, Negeri Laha, dan Negeri Nusaniwe.

Menurutnya, penguatan partisi­pasi masyarakat juga menjadi fokus utama. Warga yang ingin bergabung sebagai anggota koperasi diwajibkan membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sebagai bentuk komitmen terhadap kegiatan koperasi.

Namun hingga kini, jumlah mas­yarakat yang bergabung masih relatif rendah. Karena itu, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus menggen­carkan sosialisasi dan pendampi­ngan langsung di desa maupun kelurahan agar koperasi dapat berkembang optimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Di sisi lain, koperasi yang telah ter­bentuk juga tengah memper­si­ap­­kan pelaksanaan Rapat Ang­gota Tahunan (RAT) sebagai ba­gian dari penguatan tata kelola organisasi dan akuntabilitas. Per­siapan men­cakup penyusunan la­poran perta­nggungjawaban pengu­rus, evalua­si kinerja, serta peren­ca­naan program kerja ke depan. Dirinya berharap Koperasi Desa/Ke­lurahan Merah Putih dapat terus ber­kembang menjadi wadah ekono­mi kerakyatan yang kuat, mandiri, ber­kelanjutan, dan mampu meni­ngkatkan kesej­ateraan masyarakat.(Mg-1)

BERITA TERKAIT