AMBON, Siwalima.id - Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Sistem Informasi Universitas Pattimura Ruslan Tawari menekankan pentingnya menjaga integritas dan independensi pers di tengah tantangan era digital yang kian kompleks.
Hal ini disampaikan Ruslan kepada wartawan di Ambon, Selasa (10/2), bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80.
Menurutnya, setidaknya terdapat empat hal utama yang perlu menjadi perhatian insan pers saat ini. Pertama, menjaga integritas dan independensi agar pers tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif.
“Kami berharap pers tetap berani menyuarakan kebenaran tanpa tekanan kepentingan politik maupun ekonomi, serta setia pada kode etik jurnalistik,” ujarnya.
Kedua, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoax, terutama di era media sosial.
Ketiga, ia mendorong insan pers untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan dan digitalisasi media, tanpa mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Hal keempat yang tidak kalah penting, lanjutnya adalah kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi jurnalis.
Menurutnya, jurnalis yang bekerja dengan aman dan sejahtera akan mampu menjalankan tugas profesional secara optimal.
“Semoga kesejahteraan jurnalis semakin memadai dan perlindungan hukum semakin kuat, sehingga tidak ada lagi intimidasi saat menjalankan tugas mulia di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pers yang sehat akan melahirkan masyarakat yang cerdas, dan masyarakat yang cerdas merupakan fondasi bagi negara yang kuat.
Khusus di Maluku, ia berharap pers terus menyajikan informasi berbasis fakta, bekerja secara profesional, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik. “Saya mengapresiasi peran pers secara keseluruhan. Selamat Hari Pers Nasional. Pers yang sehat, ekonomi berdaulat, negara kuat harus menjadi semangat yang terus kita perjuangkan bersama,” tutupnya.(S-25)