AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mencanangkan HUT Kota Ambon ke-451 tahun 2026. Pencanangan itu bersamaan dengan pembukaan Pattimura Festival yang dipusatkan di Jalan Pattimura, Jumat (15/5) malam.
HUT Kota Ambon tahun ini mengusung tema Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju, tema ini sejalan dengan gerakan nasional Indonesia Asri Aman Sehat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Pemerintah Kota Ambon juga meluncurkan Gerakan Tambahan, yakni gerakan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, asri, dan nyaman.
“Ambon Bersih harus menjadi budaya hidup kita. Kalau Ambon bersih, kita berkontribusi bagi Maluku sehat dan Indonesia maju,” ucap walikota.
Menurut walikota, seluruh agenda HUT ke-451 Kota Ambon akan dilaksanakan secara selektif, efisien, dan berdampak luas sesuai 17 program prioritas pembangunan kota.
Momentum HUT Kota Ambon tahun ini, diharapkan dapat membawa perubahan nyata dalam pembentukan karakter generasi muda, terutama untuk mengurangi tawuran pelajar dan kenakalan remaja di Kota Ambon.
“Kita butuh kerja sama menjaga dan menciptakan generasi berkualitas. Mari bersatu demi Ambon yang aman, damai, dan maju,” ajak walikota.
Sementara peringatan Pattimura Festival yang dilaksanakan ini, menjadi panggilan bagi seluruh masyarakat untuk menjadi “Pattimura Muda”.
Mengutip semangat perjuangan Kapitan Pattimura, walikota mengajak masyarakat menghadapi tantangan masa kini seperti kemiskinan, kebodohan, pengangguran, serta persoalan lingkungan, pendidikan, dan kesehatan.
“Pattimura tua boleh dihancurkan, tapi Pattimura muda akan bangkit. Mari tampil dengan identitas dan semangat itu untuk membangun kota ini lebih baik,” tandas walikota.
Pattimura Festival
Sebelumnya Kadis Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy dalam laporannya menjelaskan, penyelenggaraan Pattimura Festival merupakan upaya untuk mengenang kembali semangat perjuangan, keberanian, dan cinta tanah air yang diwariskan oleh Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura dalam melawan penjajahan Belanda.
“Pelaksanaan Pattimura Festival yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ini diharapkan menjadi momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan Pattimura,” ucap Tukloy.
Selain itu kata dia, , festival ini juga diharapkan menjadi instrumen penting dalam memperkuat pembangunan ekosistem ekonomi kreatif, guna mendukung Ambon sebagai kota musik dunia, sekaligus memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
Pattimura Festival ini juga untuk mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Kapitan Pattimura kepada anak-anak, remaja, pemuda, hingga seluruh warga Kota Ambon.
“Tujuan kegiatan ini antara lain meneladani nilai perjuangan dan pengorbanan Pattimura, memperkuat persatuan dan persaudaraan, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta meningkatkan daya tarik pariwisata Kota Ambon berbasis event,” cetus Tukloy.
Tukloy menjelaskan, rangkaian kegiatan festival telah dimulai sejak pukul 10.00 WIT dengan bazar UMKM yang diikuti 32 peserta. Selain itu, digelar pula lomba dance “Hammer Time” dengan 19 peserta, zumba party yang diikuti sekitar 400 peserta, lomba mewarnai anak, hingga pertunjukan seni mural dan tattoo oleh enam pelukis.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan fashion show mama-mama papalele, pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon, penyerahan bantuan booth container dari Indomaret kepada Pemerintah Kota Ambon, penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kepada pelaku usaha dan Koperasi Merah Putih, final Hammer Time, hingga pertunjukan seni dan pembagian hadiah.
Dalam kesempatan tersebut, Tukloy juga menyampaikan tema HUT ke-451 Kota Ambon tahun 2026 yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan berkualitas sebagai fondasi utama kehidupan sehat masyarakat.
“Ambon menyumbang sekitar 18,53 persen jumlah penduduk Provinsi Maluku, sehingga kondisi lingkungan dan kesehatan di Ambon akan memberikan kontribusi signifikan bagi Maluku dan Indonesia,” jelasnya.
Menurutnya, berbagai agenda telah disiapkan panitia menjelang HUT Kota Ambon, di antaranya aksi kebersihan pantai dan sungai, lomba kebersihan desa dan kelurahan, edukasi pengelolaan sampah, penanaman 10 ribu anakan gadihu, serta penanaman 5 ribu tanaman umur panjang produktif.
Dari sisi ekonomi kreatif, panitia juga akan menyediakan sekitar 500 booth bazar UMKM selama rangkaian kegiatan HUT berlangsung. Selain itu, sejumlah event budaya dan musik turut disiapkan seperti Pattimura Festival Karnaval Budaya, Ambon Night Festival, lomba jukulele, totobuang, musik Hawaiian, paduan suara, vocal group, Ambon Color Fun Walk, hingga doa bersama untuk Ambon.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Ambon juga tengah mempersiapkan agenda pariwisata dalam menyongsong event nasional Sail Indonesia. Sebanyak 21 kapal layar dari tujuh negara dijadwalkan berada di Kota Ambon pada 28-31 Juli 2026.
“Panitia pelaksana turut menggandeng berbagai pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas seni, BUMN dan BUMD melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), hingga Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku, Bank Indonesia dan Bank Maluku untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan,” papar Tukloy.(S-30)