SIWALIMA.id > Berita
Walikota: Peran KPK Sangat Penting Cegah Korupsi
Headline , Pemerintahan | Kamis, 30 April 2026 pukul 15:14 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena mengaku, peran Komisi Pemberantasan Ko­rupsi sangat dibutuhkan dalam mendam­pingi pemerintah daerah, guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan wali­kota, saat Rapat Koordinasi Peman­tauan dan Evaluasi Pencegahan Korupsi yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (29/4).

Menurutnya, pendampingan dari KPK menjadi langkah strategis dalam memba­ngun sistem peme­rin­tahan daerah yang bersih dan berlandaskan nilai-nilai integritas.

“Pendampingan yang diberikan ini meru­pakan langkah strategis untuk membangun tata kelola pemerintahan yang semakin bersih dan berlandaskan pada nilai-nilai integritas,” ujar walikota.

Walikota juga memberikan apre­siasi sekaligus menyampaikan terima kasih atas perhatian serta pendampingan yang selama ini diberikan KPK kepada Pemerintah Kota Ambon.

Pasalnya, penguatan sistem pemerintahan tidak hanya berfokus pada pemenuhan aspek admini­strasi, namun juga menjadi kunci utama dalam mencegah praktik ko­rupsi yang berpotensi merusak sistem birokrasi.Karena itu, penting­nya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan KPK.

“Sinergi ini harus terus kita per­kuat agar pelaksanaan reformasi birokrasi berjalan efektif dan memberikan dampak nyata, ter­utama dalam peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandas walikota.

Walikota berharap, melalui pendampingan tersebut, Pemkot Ambon dapat semakin mening­katkan keterbukaan dalam penge­lolaan keuangan daerah serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan.

Untuk diketahui, kegiatan yang digagas KPK ini merupakan ba­gian dari program nasional untuk memperkuat fungsi koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, KPK juga menegaskan kehadiran langsung kepala daerah bersama jajaran pimpinan menjadi bentuk komit­men nyata dalam mendukung upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Sejumlah pejabat yang turut hadir antara lain, pimpinan DPRD Kota Ambon, sekda, Inspektur Daerah, serta para pimpinan OPD.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembukaan, dilanjut­kan penyampaian materi strategis oleh Sekretaris Kota Ambon terkait rencana dan penganggaran APBD tahun 2026 serta pelaksanaan proyek-proyek unggulan daerah periode 2025–2026.

Pada sesi utama, pembahasan difokuskan pada evaluasi berbagai aspek penyelenggaraan pemerin­tahan, diantaranya mekanisme pengelolaan dana hibah dan bantuan sosial, penjabaran pokok-pokok pikiran DPRD, serta proses pengadaan barang dan jasa melalui sistem e-purchasing mau­pun mekanisme lainnya.

Kegiatan itu ditutup dengan sesi diskusi, penyusunan rekomen­dasi, serta penandatanganan berita acara kesepakatan, sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat langkah pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.(Mg-1)

BERITA TERKAIT