SIWALIMA.id > Berita
Walikota Sebut Capaian Pemkot tak Diapresiasi Pempus
Headline , Pemerintahan | Selasa, 2 Juni 2026 pukul 15:17 WIT

AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menyebut berbagai ca­paian pembangunan di Kota Ambon kurang mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Salah satu penyebab hal ini terjadi, dikare­na­kan lemahnya sis­tem pelaporan program dari setiap Or­ganisasi Perangkat Daerah.

“Persoalan utama bukan terletak pada minimnya kerja pem­kot, namun pada bu­ruknya pelaporan ha­sil kerja setiap OPD ke kementerian/lembaga di tingkat pusat. Ini pernyataan dari kementerian, bukan dari saya,” tandas walikota kepada Siwalima, usai memimpin Upacara Hari Lahir­nya Pancasila tahun 2026 di Balai Kota Ambon, Senin (1/6).

Menurut walikota, berbagai program strategis, Pemkot Ambon seperti, penanganan stunting, pe­ngendalian inflasi, hingga penu­runan angka kemiskinan, telah me­nunjukkan hasil positif. 

Namun, capaian tersebut, tidak sepenuhnya diketahui pemerintah pusat karena tidak didukung lapo­ran yang maksimal dan berke­lanjutan. “Semua ini adalah kerja-kerja yang kita lakukan setiap waktu. Tetapi pemerintah pusat mengan­dalkan laporan yang disampaikan secara periodik sehingga mereka mengetahui apa yang telah kita kerjakan,” ucap walikota.

Walikota mengaku, untuk angka stun­ting di Kota Ambon alami pe­nu­ru­nan signifikan, sementara tingkat ke­miskinan turun hampir satu per­sen. Namun, capaian terse­but su­lit mendapat penilaian, jika tidak diser­tai pelaporan yang baik. “Stunting kita turun jauh, kemiskinan kita turun hampir satu persen. Tetapi semua­nya tidak bisa dinilai dengan baik kalau tidak dilaporkan,” tandasnya.

Ia menduga, persoalan admi­nistrasi dan penginputan data di masing-masing OPD menjadi faktor utama yang menghambat pelaporan ke pemerintah pusat.

Padahal, di setiap sektor ada data dari masing-masing OPD, namun kemungkinan data-data ini tidak dimasukkan dengan baik sehingga tidak dilaporkan. Meski demikian, persoalan ini bukan sekadar soal penghargaan, tetapi menyangkut pengakuan terhadap kerja keras pemkot.

“Soal apresiasi tidak masalah. Tetapi jangan sampai apa yang sudah kita kerjakan selama ini justru tidak dihargai karena tidak dilaporkan. Kita bekerja keras, tetapi yang mendapat apresiasi justru daerah lain yang pelapo­rannya lebih baik,” jelas walikota.

Untuk itu walikota menegaskan, Pemkot Ambon berkomitmen, akan memperbaiki sistem pelaporan dan pengelolaan data di seluruh OPD, agar seluruh capaian pem­bangunan daerah terdokumentasi dengan baik dan menjadi bahan penilaian pemerintah pusat ke depan.

“Kalau memang layak mendapat apresiasi, tentu harus didukung dengan laporan yang masuk terlebih dahulu. Itu yang akan kita perbaiki ke depan,” janji walikota.

Bentuk Tim Khusus 

Walikota mengaku, kondisi ter­sebut harus menjadi bahan eva­luasi bersama karena lemahnya pelaporan berpotensi menghi­langkan pengakuan terhadap kerja keras pemkot.

Sebagai langkah perbaikan, maka Pj Sekkot Ambon, Robby Sapulette, untuk segera memben­tuk tim pemantau khusus, yang ber­tugas mengawasi sistem pela­poran berkala seluruh sektor stra­tegis di Lingkup Pemerintah Kota Ambon.

“Tim ini nantinya akan memas­tikan setiap OPD menjalankan ke­wajiban pelaporan secara disiplin, tepat waktu, dan terdokumentasi dengan baik,” tutur walikota.

Untuk tim pengendali inflasi, walikota mewajibkan adanya laporan progres mingguan, yang disertai bukti tangkapan layar atau screenshot penginputan data ke sistem pemerintah pusat.

Sementara pada sektor pena­nga­nan stunting, laporan kerja Pemkot Ambon dan TP PKK diwajibkan ter­integrasi ke dalam sistem pela­poran pusat. Selain itu, dokumen terkait Lapo­ran Penyelenggaraan Pemerinta­han Daerah atau LPPD serta Indeks Re­formasi Birokrasi juga harus dipas­tikan terunggah secara lengkap be­serta seluruh dokumen pendukungnya.

Pasalnya, kualitas kerja peme­rintah tidak hanya diukur dari pelak­sanaan program di lapangan, na­mun juga dari kemampuan meng­hadirkan bukti administrasi yang menjadi dasar penilaian pemerintah pusat. “Kita serius untuk itu, karena apresiasi itulah yang akan membuat kita semua diakui oleh publik. Jangan sampai kerja keras kita sia-sia,” ajak walikota. (S-30)

BERITA TERKAIT