SIWALIMA.id > Berita
Bank Maluku Malut Siapkan Infrastruktur Pendukung Laku Pandai
Bank Maluku-Malut , Suplemen | Rabu, 15 April 2026 pukul 13:51 WIT

BANK Maluku Malut sebagai bank pemerintah daerah saat ini sedang mempersiapkan infrastruktur pendukung implementasi program Layanan Keuangan Tanpa Kantor (Laku Pandai).

Direktur Utama Bank Maluku Malut Syahrisal Imbar menjelaskan, Laku Pandai merupakan penyediaan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain atau agen bank yang didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.

“Implementasi Laku Pandai telah direncanakan dan masuk dalam Rencana Bisnis Bank Maluku Malut tahun ini dalam rangka mendorong inklusi keuangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara,” ucap Imbar kepada Siwalima, di ruang kerjanya, Selasa (14/4).

Lalu Pandai kata Imbar, merupakan salah satu layanan yang diperlukan saat ini mengingat masih banyak anggota masyarakat yang belum mengenal, menggunakan atau mendapatkan layanan perbankan dan layanan keuangan lainnya karena bertempat tinggal di lokasi yang jauh dari kantor bank.

Apalagi dalam konteks Maluku dan Maluku Utara yang merupakan daerah kepulauan tentu rencana implementasi Lalu Pandai merupakan upaya Bank Maluku Malut mendekati diri dengan masyarakat.

Karenanya program Laku Pandai nantinya akan menyediakan berbagai produk keuangan yang sederhana, mudah dipahami dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang belum dapat menjangkau layanan keuangan.

Disis lain implementasi Laku Pandai akan melancarkan kegiatan ekonomi masyarakat sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi secara meratakan di wilayah Maluku dan Maluku Utara.

“Kalau program ini sudah jalan maka masyarakat di Maluku dan Maluku utara akan lebih mudah mendapatkan akses layanan keuangan tanpa perlu lagi ke bank tapi cukup datang ke agen-agen yang bekerjasama dengan Bank Maluku Malut saja,” jelasnya.

Saat ini, Bank telah memasuki tahap pengembangan sistem dan persiapan implementasi, termasuk penguatan backend system sebagai fondasi operasional layanan.

Menurutnya secara paralel, Bank juga sedang menyiapkan doku­men perizinan kepada Bank Indo­-nesia dan Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita harus memastikan aspek keamanan sistem melalui pelaksanaan penetration test guna menjamin layanan yang aman dan andal bagi masyarakat,” tegasnya.

Imbar menegaskan ke depan, implementasi Laku Pandai akan dilakukan secara bertahap, dengan fokus pada perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat di wilayah yang belum terjangkau layanan perbankan.

“Kalau masyarakat menabung dan bertransaksi di Bank Maluku-Malut tentu dampak juga akan dirasakan dalam bentuk pemba­ngunan sebab ini bank milik pemerintah daerah artinya setiap tahun ada pendapatan yang diterima dari bank dalam bentuk dividen yang selanjutnya diguna-kan oleh pemerintah untuk pem-bangunan,” tandasnya.(S-20)

BERITA TERKAIT