AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon menjelaskan kualitas informasi publik sangat dipengaruhi oleh pemerintahan dan sistem yang dibangun.
âSaat ini kita tengah mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (e-SPB), kata Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, PemÂbangunan dan Kesra Ronald Lekransy ketika menerima mahaÂsiswa unpatti dalam rangka kuliah lapangan di Balai Kota, Rabu (4/12).
Dijelaskan untuk Kota Ambon indeks e-SPB berada di level 2,85 dengan kategori baik.
âIni harus terus kita upayakan,â ujarnya.
Menurutnya, ada empat domain e-SPB yakni kebijakan, tata kelola, manajemen dan layanan yang terus dinilai dan dievaluasi oleh pemeÂrintah pusat.
Untuk domain kebijakan menurutÂnya lebih kepada bagamaina regulasi pemerintah daerah. MisalÂnya Satu Data Indonesia sudah ada, keamanan siber, pelaksanaan persandian, tim audit teknologi informasi dan sebagainya.
âIni sebagai dasar normatif dan pedoman kita dalam melakukan sesuatu,â terangnya.
Selanjutnya, domain tata kelola yakni untuk memastkan terlaksaÂnanya sistem pemerintahan secara terpadu yang meliputi arsitektur e-SPB, peta rencana, rencana angÂgaran, proses bisnis, pembangunan aplikasi, pusat data terpadu, jaringÂan intra dan sistem penghubung layanan pemerintah.
âDomain tata kelola, apakah proses layanan itu sudah terintegrasi mulai dari pusat hingga daerah ini masih menjadi tantangan bagi kita, â ujarnya.
Kemudian domain manajemen meliputi manajemen resiko, bagaimana keamanan data, aset dan sumber daya. Sementara untuk domain layanan, Pemkot memiliki SP4N Lapor untuk pengaduan masyarakat.
Selain itu ada juga sistem manajemen data statistic, Satu Data Indonesia, Sistem Manajemen Perijinan Terpadu Satu Pintu, Sistem Manajemen Administrasi KeÂpendudukan, Srikandi, OSS, Simpatda, SIM PBB, Mall pelayanan publik dan lainnya.
âSemua layanan dan aplikasi ini memberikan kemudahan yang dibuat dalam konsep internal maupun eksternal, sehingga semua program yang terkait tugas dan tangÂgungjawab pemerintah dapat terkontrol dan meminimalisir adanya KKN,â tegasnya.
Ia menambahkan, melalui e-SPB dengan mendorong good dan smart governance diharapkan akan memberikan dampak yang baik dalam bidang demokrasi, efiensi, efekÂtifitas, transparan, akuntabel, berorientasi pada kepentingan publik, berbasis hukum serta pemberdayaan masyarakat.
Untuk diketahui, dalam kuliah lapangan ini, para mahasiswa didampingi oleh dosen pengasu mata kuliah, Aminah Bahasoan, serta dosen pendamping Ahmad Rosadi Sakir.
Aminah dalam pengantarnya, mengatakan tujuan dari kuliah lapangan ini adalah untuk mentranformasikan ilmu yang telah didapatkan di bangku kuliah.
âDalam kuliah lapangan ini juga para mahasiswa menyempatkan diri mengunjungi Command Center Pemkot Ambon,â jelasnya. (S-29)