SIWALIMA.id > Berita
Perkuat Sinergi dan Inovasi Kesehatan Pesisir, Poltekkes-Dinkes Kota Tual Teken MoU
Online | Selasa, 4 November 2025 pukul 09:32 WIT

AMBON, Siwalima.id - Dalam upaya memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pembangunan kesehatan berbasis wilayah kepulauan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Maluku resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Dinas Kesehatan Kota Tual.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Poltekkes Betty Anthoineta Sahertian, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tual M Rifai Kabalmay, Sabtu (1/11), di Grand Vilia Hotel, Langgur.

Sahertian menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menjawab tantangan kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak penting penguatan sinergi antara dunia pendidikan dan sektor pelayanan kesehatan di kawasan pesisir Maluku Tenggara dalam semangat persaudaraan yang menjadi identitas masyarakat Maluku.

“Tujuan pendidikan Program Studi D-III Keperawatan Tual adalah menyiapkan lulusan ahli madya keperawatan yang kompeten, berbasis masyarakat pesisir, serta mampu menghasilkan karya ilmiah inovatif yang berkontribusi langsung bagi masyarakat. Melalui penandatanganan MoU ini, kami berharap sinergi antara Poltekkes Maluku dan Dinas Kesehatan Kota Tual dapat semakin kokoh untuk meningkatkan mutu SDM, sarana prasarana, dan jejaring kerja sama di bidang kesehatan,” tulis Betty dalam rilis yang diterima redaksi Siwalima.id. Senin (3/11).

Ia mengaku, MoU ini menjadi dasar penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang sejalan dengan kebutuhan daerah.

Dia mengungkapkan, Program Studi D-III Keperawatan Tual sebagai prodi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Poltekkes Kemenkes Maluku memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan tenaga kesehatan di wilayah Maluku Tenggara.

Menurutnya, Prodi ini merupakan satu-satunya institusi negeri di bidang kesehatan yang beroperasi di kawasan tersebut. Didirikan pertama kali sebagai kelas jauh SPK Ambon pada tahun 1992- 1993 dan resmi menjadi bagian dari Poltekkes Maluku pada tahun 2002, Prodi Keperawatan Tual telah berkembang menjadi pusat pembelajaran dan inovasi bagi calon perawat profesional berbasis pesisir dan kepulauan.

Prodi Keperawatan Tual juga mencatat berbagai prestasi membanggakan,  pada tahun 2024, program studi ini berhasil meraih akreditasi “Baik Sekali” dari LAM-PTKes sebagai bukti kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang unggul. Mahasiswa dari prodi ini bahkan berhasil menorehkan prestasi nasional melalui inovasi layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan untuk masyarakat pesisir.

Selain itu, alumni Prodi Keperawatan Tual kerap menjadi wisudawan terbaik dan menerima penghargaan akademik bergengsi di tingkat institusi. Dosen dan mahasiswa pun aktif menciptakan karya ilmiah serta program pengabdian masyarakat yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir Maluku Tenggara.

"Penandatanganan MoU menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia kesehatan, memperluas jejaring kolaborasi, serta mendorong inovasi di bidang pelayanan kesehatan berbasis pesisir. Sinergi ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Prodi Keperawatan Tual sebagai pusat unggulan pendidikan kesehatan di kawasan timur Indonesia," jelasnya.

Orang nomor satu di Poltekkes Kemenkes Maluku menyebutkan, tetapi juga menjadi model pengembangan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat sehat, mandiri, dan berkeadilan melalui semangat “Rumah Basudara” yang mempersatukan.

"Poltekkes Kemenkes Maluku dengan semangat kolaboratif, terus berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berjiwa pengabdian siap menghadapi tantangan global tanpa melupakan akar budaya dan kebutuhan masyarakat lokal dalam bingkai Rumah Basudara Maluku," pungkasnya. (S-27)

BERITA TERKAIT