SIWALIMA.id > Berita
Kapolda: Sinergi Aparat dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Daerah | Kamis, 16 April 2026 pukul 14:12 WIT

AMBON, Siwalima.id - Kapolda Maluku, Dadang Hartanto menegaskan pen­tingnya sinergi antara aparat keamanan dan mas­yarakat dalam men­jaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Maluku.

Hal itu disampaikan Ka­polda dalam apel gelar Sabuk Kamtibmas dalam rangka kesiapan Operasi Merah Putih yang digelar di Lapangan Tahapary Tantui, Ambon, Rabu (15/4).

Kegiatan tersebut meli­batkan unsur Forum Koor­dinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta perwakilan warga dari berbagai negeri di Maluku.

Kapolda dalam sambutannya menegaskan, kamtibmas merupa­kan fondasi utama dalam men­dukung pembangunan daerah.

“Keamanan dan ketertiban merupakan pondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, aman, dan nyaman untuk beraktivitas,” ujar dia.

Ia menekankan bahwa upaya menjaga kamtibmas tidak dapat dilakukan oleh aparat semata, me­lainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah potensi konflik sosial.

“Polri, TNI, dan seluruh warga mas­yarakat harus bersatu. Kita tidak bisa bekerja sendiri, diperlu­kan sinergi yang kuat untuk men­deteksi, mencegah, dan menang­kal potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.

Program Sabuk Kamtibmas, lanjut kapolda, merupakan pen­dekatan preventif berbasis parti­sipasi masyarakat yang menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi antara aparat dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan secara kolektif.

Dalam implementasinya, mas­ya­rakat didorong untuk meng­aktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling), ronda malam, serta meningkatkan kepe­dulian sosial antar warga. 

Selain itu, masyarakat juga diim­bau menolak provokasi, berita bohong (hoaks), dan ujaran keben­cian yang berpotensi memicu konflik.

“Sabuk Kamtibmas menem­patkan masyarakat bukan hanya sebagai objek, tetapi sebagai mitra aktif dalam menjaga keamanan di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Dadang juga menyoroti penting­nya komunikasi efektif antar warga sebagai sarana deteksi dini ter­hadap potensi gangguan keama­nan.

Ia menambahkan, kegiatan seru­pa turut dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polres di Maluku dengan melibat­kan sedikitnya seribu perwakilan masyarakat.

“Kesadaran masyarakat menjadi kekuatan utama. Minimal mereka mampu menjaga diri sendiri agar tidak menjadi pelaku maupun korban, serta mengajak orang lain menjaga lingkungan,” ucapnya.

Kapolda menegaskan penguatan peran masyarakat juga mencakup kepatuhan terhadap hukum dan penyelesaian konflik secara persuasif melalui musyawarah. Namun, penegakan hukum akan tetap dilakukan secara tegas apabila terjadi pelanggaran.

Kata Kapolda, keterlibatan mas­yarakat hingga tingkat kampung dan negeri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kamtib­mas. Masyarakat yang dilibatkan telah menyatakan komitmen untuk memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga keamanan serta menjun­jung kepatuhan terhadap hukum.

“Mereka diharapkan mampu menjadi contoh dan mengajak mas­yarakat lainnya untuk taat hukum, sehingga dapat menjadi mitra aparat penegak hukum,” ujar dia.

Ditambahkan, peran masyarakat menjadi sangat krusial terutama di wilayah perkampungan dan daerah terpencil yang memiliki keterba­tasan jangkauan aparat kepolisian.

Dalam konteks tersebut, keha­diran Bhabinkamtibmas menjadi ujung tombak dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Bhabinkamtibmas bekerja bersama Babinsa dan pemerintah daerah untuk menggerakkan mas­yarakat agar bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan­nya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pen­tingnya penguatan sistem pengamanan swakarsa, seperti pos pengamanan lingkungan, sebagai bentuk partisipasi aktif warga.

Dengan kolaborasi antara mas­yarakat dan aparat, diharapkan tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif hingga ke wilayah terkecil sekalipun, sekaligus mendukung pelaksanaan Operasi Merah Putih secara menyeluruh.(S-25)

BERITA TERKAIT