AMBON, Siwalima.id - Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan proses seleksi calon Sekretaris Kota Ambon berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Dijelaskan, tahapan seleksi telah disusun secara sistematis, dimulai dari pendaftaran hingga proses penilaian oleh panitia seleksi.
“Seleksi calon Sekot sudah ada mekanismenya. Pendaftaran dibuka, kemudian dilanjutkan dengan tes kesehatan, lalu asesmen oleh asesor dari Kementerian Dalam Negeri setelah itu panitia seleksi bekerja,” kata walikota kepada Siwalima di Ambon, Rabu (15/4)
Menurutnya, hasil dari seluruh tahapan tersebut nantinya akan disampaikan kepada dirinya selaku walikota untuk ditindaklanjuti.
“Hasilnya nanti disampaikan ke walikota, baru kemudian walikota akan menentukan langkah selanjutnya, apakah wawancara, debat terbuka, atau mekanisme lain. Itu menjadi kewenangan walikota,” jelasnya.
Walikota menegaskan, seluruh jadwal dan tahapan seleksi telah diumumkan secara terbuka kepada publik. “Semua sudah ada dalam pengumuman termasuk jadwalnya. Hari ini terakhir pendaftaran,” katanya.
Lebih lanjut, walikota menekankan bahwa setiap tahapan memiliki kriteria penilaian yang jelas, baik oleh asesor maupun panitia seleksi. “Semua ada kriterianya, apa yang dinilai oleh asesor dan panitia seleksi, semuanya sudah diatur,” ujarnya.
Dengan mekanisme yang telah ditetapkan tersebut, tambah walikota, Pemerintah Kota Ambon memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan profesional guna menghasilkan kandidat terbaik bagi jabatan sekretaris kota.
Walikota menambahkan, sudah empat ASN yang meminta surat rekomendasi darinya untuk mendaftarkan diri sebagai calon Sekot Ambon.
Menurut Wattimena, permintaan rekomendasi tersebut merupakan bagian dari tahapan administrasi yang harus dipenuhi oleh para calon sebelum mengikuti proses seleksi Sekot Ambon.
Pemberian rekomendasi dilakukan sebagai bentuk dukungan administratif tanpa mengintervensi proses seleksi yang akan berlangsung.
Ditegaskan, seluruh tahapan seleksi akan berjalan secara terbuka dan transparan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Semua yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama. Prosesnya akan dilakukan secara objektif dan profesional,” tegasnya.
Dia berharap, melalui proses seleksi ini akan terpilih sosok Sekretaris Kota yang memiliki kompetensi, integritas, serta mampu membantu meningkatkan kinerja pemerintahan di Kota Ambon.
“Yang terpenting adalah mendapatkan figur terbaik yang bisa mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Empat Pejabat Daftar
Untuk diketahui tercatat empat pejabat Pemerintah Kota Ambon mendaftarkan diri dalam seleksi terbuka calon sekretaris daerah.
Tiga pejabat yang daftar yaitu, Kepala Dinas lingkungan Hidup dan Persampahan, Apries Gaspersz dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus dan Robby Sapulette dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay
.Apries Gaspersz mendaftar pada Kamis (9/4) sedangkan Steven Dominggus daftar pada Senin (13/4) sore, sedangkan Robby Sapulette, Selasa (14/4). Sedangkan Luhakay mendaftar, Rabu (15/4)
Verifikasi
Sekretariat panitia seleksi calon Sekot Ambon memastikan, tahapan seleksi akan segera memasuki proses verifikasi administrasi, usai tiga calon telah mendaftarkan diri.
Ketiga calon yang telah mendaftarkan diri yaitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Apries Gaspersz, Kepala BKPSDM Steven Dominggus dan Plt Sekot Ambon, Robby Sapulette.
Penangungjawab sekretariat panitia seleksi, Selly Kalahatu kepada Siwalima di Balai Kota, Selasa (14/4) menjelaskan, seluruh dokumen yang telah masuk akan diverifikasi oleh panitia seleksi, sebelum diumumkan nama-nama yang lolos tahap administrasi.
“Dokumen akan diverifikasi, kemudian akan diumumkan siapa saja yang lolos administrasi. Tahapan ini bisa dilihat di website sesuai jadwal yang sudah ditentukan dalam surat,” ungkap Selly.
Seluruh tahapan seleksi kata Selly, telah dijadwalkan secara resmi dan menjadi kewenangan penuh panitia seleksi.
“Tahapannya seperti apa sudah disampaikan dalam penjadwalan. Kewenangan itu ada di panitia seleksi,” tandas Selly.
Dia menyebutkan hingga saat ini baru tiga orang yang telah mendaftarkan diri sebagai calon Sekot Ambon, yakni Apries Gaspersz, Steven Dominggus, dan Robby Sapulette. “Jadi baru tiga orang yang mendaftar. Masih ada dua hari tersisa untuk pendaftaran,” beber Selly.
Ia mengaku, siapa pun yang memenuhi persyaratan tetap memiliki kesempatan untuk mendaftar selama masa pendaftaran masih dibuka.
“Sepanjang memenuhi persyaratan, tentu boleh mendaftar,” tandas Selly.
Selly mengaku, peran sekretariat dalam proses ini hanya sebatas memfasilitasi kegiatan serta menangani administrasi.
Untuk penjelasan lebih teknis terkait proses seleksi, dapat dikonfirmasi langsung kepada Ketua Panitia Seleksi yang dijabat oleh Sekda Maluku Sadli Ie.
Luhukay Daftar
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, menyebut pencalonannya sebagai Sekretaris Kota (Sekot) Ambon merupakan kesempatan penting dalam perjalanan kariernya di pemerintahan.
Hal tersebut disampaikannya kepada Siwalima usai mendaftarkan diri sebagai calon Sekot Ambon di Balai Kota Ambon,Rabu (15/4)
Menurut Luhukay, tahapan seleksi Sekot menjadi bagian akhir dari proses karier aparatur sipil negara yang telah memenuhi berbagai persyaratan.
Ia menjelaskan, keikutsertaannya dalam seleksi ini juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus ajang untuk mempertanggungjawabkan rekam jejak selama mengabdi di Pemerintah Kota Ambon.
Terkait proses administrasi, Luhukay mengakui adanya beberapa persyaratan tambahan yang sempat belum terakomodasi dalam checklist awal, namun seluruh dokumen tersebut telah dipersiapkan.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh calon yang mengikuti seleksi memiliki peluang yang sama, serta merupakan putra-putra terbaik Kota Ambon dengan kapasitas masing-masing.
Dengan pengalaman panjang di birokrasi, Luhukay mengaku telah mengabdi lebih dari tiga dekade sebagai aparatur sipil negara, termasuk hampir dua dekade di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.(Mg-1)