SIWALIMA.id > Berita
10 Rumah di BTN Gadihu Indah Terdampak Longsor
Online | Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 14:35 WIT

AMBON, Siwalima.id - Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Ambon sejak, Kamis (7/5) hingga, Jumat (8/5) menyebabkan terjadinya tanah longsor di kawasan BTN Gadihu Indah, Kebun Cengkeh, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau. 

Akibat peristiwa tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah, bahkan satu unit rumah terseret ke jurang.

Kepala BPBD Ambon, Frits Tatipikalawan, yang dikonfirmasi Siwalima.id, Sabtu (9/5), mengungkapkan, berdasarkan data di lapangan terdapat 10 rumah warga yang terdampak longsor.

“Dari data kita di lapangan, ada 10 rumah yang terdampak. Satu rumah langsung terseret ke jurang dan sembilan rumah mengalami kerusakan,” beber Frits.

Menurutnya, rumah yang terseret longsor jatuh hingga sekitar 15 sampai 20 meter ke jurang bersama barang-barang milik penghuni rumah. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja rumah tersebut hancur. Sementara rumah warga yang rusak juga sangat terancam untuk ditempati,” ucap Frits.

Selain merusak rumah warga kata Frits, longsor juga menyebabkan akses jalan di kawasan perumahan tersebut amblas sehingga mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

Tim BPBD Kota Ambon bersama Dinas Sosial Kota Ambon telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi, pendataan korban terdampak, serta langkah-langkah penanganan darurat.

“Kita identifikasi lokasi, kita cek keluarga yang terdampak ada 53 jiwa. Berikutnya kita koordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas PU, dan PLN untuk penanganan serta antisipasi lebih lanjut,” jelas Frits.

BPBD juga telah mendirikan tenda darurat bagi warga terdampak dan menyiapkan bantuan makanan siap saji. Selain itu, koordinasi dengan pihak PLN dilakukan untuk pemadaman aliran listrik demi menghindari risiko yang lebih besar.

Ia menghimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan longsor dan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat cuaca buruk masih berpotensi terjadi di Kota Ambon.

“Kami himbau warga agar menjaga lingkungan tempat tinggalnya dengan baik. Jika kondisi lingkungan sudah rawan dan tidak memungkinkan untuk dihuni, sebaiknya mengungsi sementara demi keselamatan,” himbau Frits.(S-30)

BERITA TERKAIT