SIWALIMA.id > Berita
11 Jam Terombang-ambing di Laut, Kakek Ini Berhasil Diselematkan
Online | Selasa, 23 September 2025 pukul 23:58 WIT

AMBON, Siwalimanews – Malik Yaowarin (70) yang kesehariannya berprofesi sebagai nelayan, bertahan hidup selama 11 jam di perairan Maluku Tenggara setelah perahu bermesin katinting yang dikemudikannya mengalami kerusakan.

Nelayan asal Kota Tual ini, diketahui melaut dari Kota Tual menuju ke Desa Lingerhat menggunakan perahu katinting, Senin (22/9) sekitar pukul 08.00 WIT, namun higga petang dirinya tak kunjung kembali.

“Kontak terakhir dengan korban, bahwa mesin katinting mengalami kerusakan di sekitar Perairan Moen Kei Besar, Maluku Tenggara, upaya pencarian oleh keluarga korban beserta masyarakat sudah dilakukan namun hasilnya nihil, selanjutnya keluarga minta bantuan SAR,” jelas Kepala Kantor SAR Ambon Muhammad Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (23/9).

Mendapat laporan adanya kecelakaan laut, tim SAR gabungan yang melibatkan tim Rescue Pos SAR Tual, Bakamla, Lanal Tual, Polair Tual, keluarga korban dan masyarakat dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan koordinat 5°23’47.37″ S – 133°16’24.00″ E, Jarak ± 45 NM dan Heading 66.43° arah Timur Laut dari Pos SAR Tual.

Beberapa jam pencarian atau tepat sekitar pukul 17.30 WIT, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan selamat.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada koordinat 5°16’7.16″S – 133° 0’59.50″E dengan jarak 18 NM dan Heading 296.22° arah Barat Laut dari LKK dalam keadaan selamat, selanjutnya korban dievakuasi ke Kota Tual, ” tulis Arafah.

Arafah mengaku, dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR pencarian korban, dinyatakan selesai dan di sulkan untuk di tutup. Selanjutnya seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing.(S-10)

BERITA TERKAIT