AMBON, Siwalima.id - Tim SAR gabungan memperluas area pencarian 8 penumpang speed boat yang tenggelam di Perairan Pulau Dai, Kabupaten MBD yang hingga memasuki hari keempat operasi pencarian belum ditemukan.
Perluasan pencarian dilakukan pada, Senin (15/6) dengan menyisir jalur perairan dari timur hingga utara Pulau Babar, termasuk kawasan pesisir Desa Jatoke, Litoboen dan Watrupun, sebelum tim bergerak menuju Pulau Tepa untuk mempersiapkan operasi lanjutan.
Kepala Kantor SAR Ambon, Muhamad Arafah menjelskan, perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan analisis kondisi cuaca, arus laut dan kemungkinan pergerakan korban sejak insiden terjadi.
“Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan memperluas area operasi hingga wilayah Pulau Babar dan sekitarnya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang,” tulis Arafah dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalima, Selasa (16/6).
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Saumlaki dan Direktorat Polairud Polda Maluku kata Arafah, menggunakan Kapal Patroli KP XVI-2006 bergerak dari Desa Namtabung, Kecamatan Selaru, Kabupaten Tanimbar menuju Pulau Tepa dengan jarak sekitar 89 nautical mile.
Setelah tiba di timur Pulau Babar pada pukul 13.33 WIT, tim langsung melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyutnya korban.
“Hingga operasi hari keempat berakhir, upaya pencarian belum membuahkan hasil,” ucap Arafah.
Cuaca di lokasi operasi kata Arafah, masih menjadi tantangan utama, dimana angin bertiup dari arah tenggara hingga timur dengan kecepatan mencapai 32 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.
Meski demikian, seluruh unsur SAR gabungan tetap berkomitmen melanjutkan pencarian dengan mengedepankan kese-lamatan personel di lapangan.
Untuk diketahui, speed boat yang membawa 10 penumpang tenggelam pada 11 Juni 2026 saat berlayar dari Desa Sinairusi menuju Pulau Tepa. Pada peristiwa tragis ini, 2 penumpang berhasil selamat, sementara 8 lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Ambon, Pos SAR Saumlaki, Ditpolairud Polda Maluku, BPBD Kabupaten MBD, Koramil Tepa, Polsek Tepa, Syahbandar Tepa, Dinas Kesehatan Tepa, pemerintah kecamatan dan desa setempat, serta masyarakat yang turut mem-bantu proses pencarian.(S-10)