SIWALIMA.id > Berita
Akhir Oktober, PDIP Gelar Konferda
Online | Selasa, 14 Oktober 2025 pukul 06:50 WIT

AMBON, Siwalimanews – DPD PDI Perjuangan Maluku memastikan akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda) pada akhir Oktober mendatang, sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan.

Ketua DPD PDIP Maluku, Benhur George Watubun, mengungkapkan seluruh tahapan persiapan kini tengah dimatangkan, mulai dari koordinasi dengan pengurus di semua tingkatan hingga penyesuaian dengan pedoman rekrutmen struktural partai.

Menurut Benhur, proses menuju konferda telah melewati sejumlah tahapan penting seperti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) serta psikotest di DPP. Mekanisme ini merupakan bagian dari sistem penjaringan berjenjang dari tingkat kecamatan hingga pusat.

“Kami sudah mengikuti fit and proper test di DPP dan terus berkoordinasi sesuai jadwal yang dikeluarkan. Maka diperkirakan akhir Oktober ini Konferda PDIP Maluku harus dilaksanakan,” tegas Benhur kepada wartawan di Baileo Rakyat, Karang Panjang, Senin (13/10).

Ia menjelaskan, konferda nantinya tak hanya menetapkan struktur baru DPD periode 2025–2030, tetapi juga menjadi forum untuk mendengarkan laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya dan menetapkan arah strategis partai ke depan.

“Kami lagi mempersiapkan segala hal, dan dengan saran serta masukan dari berbagai pihak, kami pastikan akhir Oktober Konferda harus digelar. Ini sepenuhnya kewenangan dan keputusan DPP,” ujarnya.

Terkait peserta uji kelayakan, Benhur menyebut terdapat lima nama yang telah mengikuti seluruh tahapan, termasuk psikotest dan evaluasi dari setiap DPC.

“Sesuai surat DPP, ada lima orang yakni saya sendiri, Benhur Watubun, Andreas Taborat, Nancy Purmiasa, Samson Attapary, dan Abdul Amin Buton. Itu hasil psikotest terakhir berdasarkan input data dari cabang. Setelah itu kami dipanggil ke DPP untuk fit and proper test,” jelasnya.

Benhur menambahkan, seluruh hasil uji kelayakan kini berada di tangan DPP. Nantinya DPP akan menetapkan tiga nama, masing-masing satu calon ketua DPD dan dua pendamping, sesuai Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Rekrutmen Struktural Partai.

Ia menegaskan, inti dari konferda bukan sekadar pemilihan ketua, tetapi juga evaluasi kepengurusan periode 2020–2025, penetapan program strategis partai, dan penyusunan struktur DPD PDIP Maluku periode 2025–2030.

Menanggapi kabar internal partai yang menyebut dirinya berpeluang kembali memimpin PDIP Maluku, Benhur menegaskan hal itu sepenuhnya kewenangan DPP.

“Kalau saya menilai diri sendiri itu subjektif, tapi DPP pasti akan mengambil keputusan yang objektif berdasarkan usul dan saran dari bawah. Pemilu sudah selesai, tinggal keputusan DPP menetapkan satu nama dan dua pendamping. Setelah itu kita lanjutkan penataan struktural partai periode 2025–2030,” pungkasnya. (S-26)

BERITA TERKAIT