SIWALIMA.id > Berita
Alkitab Dalam Bahasa Dobel Segera Diluncurkan
Daerah | Jumat, 10 Oktober 2025 pukul 19:17 WIT

DOBO, Siwalimanews – Alkitab yang diterjemahkan ke dalam bahasa Dobel akan diluncurkan oleh Yayasan Pengembangan Sar Abil di Desa Kijabi, Kecamatan Aru Tengah Timur, Kabupaten Kepulauan Aru.

Bahasa Dobel atau Kobro’or adalah bahasa Austronesia yang dituturkan oleh masyarakat di Desa Dobel, Kecamatan Aru Tengah, dan sekitarnya, di Pulau Kobror dan pesisir Kepulauan Aru.

Ketua panitia Peluncuran Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Dobel, Joel Gaite kepada wartawan di kantornya, rabu (8/10) mengaku peluncuran merupakan sebuah sejarah baru, bagi orang Aru dalam pelestarian bahasa ibu dalam konteks pekabaran Injil di Kepulauan Aru.

“Segala persiapan telah dimatangkan untuk pelaksanaan kegiatan di tanggal 29 Oktober nanti,” terangnya.

Dalam pelaksanaan nanti, gereja-gereja dibawa Sinode GPM juga diundang hadir termasuk mitra Yayasan Pengembangan Sar Abil yakni Misionaris asal Skotlandia, Jock Hughes bersama istrinya Katy Hughes.

“Jock Hughnes dalam keseharian orang Aru memanggilnya dengan sapaan dalam Bahasa Dobel Ake Sam, begitu pula istrinya Katy Hughes di sapa dengan sebutan Ake Sin,” ungkap Gaite.

Lanjutnya total ada 30 lebih undangan yang sudah disebar untuk para tamu, baik dalam maupun luar negeri yang merupakan mitra yayasan dalam pengembangan dan pelestarian bahasa daerah di Aru.

Dikatakan, Desa Koijabi dipilih karena merupakan bagian dari napak tilas sejarah awal dimu­lai­nya pekerjaan penerjemahan Alkitab Perjanjian Baru dalam Bahasa Dobel, dari sejak tahun 1986″.

“Ada latar belakang historis sehingga kami memilih Desa Koijabi sebagai tempat peluncuran Alkitab ini, sebab disitulah pekerjaan-pekerjaan penerjemahan dalam bahasa Dobel mulai dilakukan 39 tahun lalu hingga sekarang,” jelasnya.

Dari pekerjaan keras yang panjang tersebut hasilnya akan diluncurkan untuk menjadi pegangan dari generasi ke generasi.

Di tempat yang sama Ketua Yayasan Pengembangan Sar Abil, Yunus Tubay mengungkapkan bahwa gagasan awal penerje­mahan ini merupakan gagasan gereja dalam pekabaran injil yang mulai dirintis oleh sosok misionaris berkebangsaan Skotlandia bernama Jock Huges atau lebih dikenal masyarakat dengan nama Ake Sam.

“Proses penerjemahan Alkitab ini lahir dari gereja, oleh sebab itu da­-lam kerja sama yang dilakukan se­-lama ini untuk melakukan penerje­mahan Alkitab dalam bahasa daerah dengan tujuan menjawab tantangan bagaimana orang di pelosok bisa membaca Alkitab dengan bahasa yang sederhana dan dimengerti,” katanya.

Dirinya juga menambahkan pengerjaan penerjemahan Alkitab dalam bahasa Dobel, baru selesai pada Perjanjian Baru.

Selain alkitab, pihaknya  juga sedang mengerjakan penerjemahan yang sama untuk bahasa, Kola, Gwateley dan Malay Aru.

Dikatakan, proses pekerjaan penerjemahan Alkitab tersebut sudah berlangsung kurang lebihnya 40 tahun dan untuk peluncuran perdananya ini akan dibagikan 5000 cetakan.

“Tim penerjemahan juga melanjutkan menerjemahkan Alkitab Perjanjian Lama, membuat lagu-lagu pujian baru dalam Bahasa Dobel dan menterjemahkan lagu-lagu dalam kidung jemaat, nyanyian GPM, dua sahabat lama dan nyanyian pujian lain yang dipakai dalam liturgi ibadah,” tambahnya. (S-11)

BERITA TERKAIT