SIWALIMA.id > Berita
Ambon Diguncang Gempa Magnitudo 4.6
Daerah | Jumat, 11 Juli 2025 pukul 23:27 WIT

AMBON, Siwalimanews – Kota Ambon diguncang gempa bumi dengan mag­nitudo 4.6, Kamis (10/7). Gempa yang terjadi sekitar pukul 15:50:48 WIT itu, juga dirasakan sampai ke Keca­matan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kepala Stasiun Geofisika Ambon, Djati Cipto Kuncoro dalam rilisnya yang dite­rima Siwalima sesaat sete­lah gempa menjelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 3.85 Lintang Selatan, 128.46 Bujur Ti­mur atau tepatnya berlokasi di laut 35 kilo meter Teng­gara Ambon, 37 kili moeter Barat Daya Saparua, Kabu­paten Maluku Tengah dengan kedalaman 10 kilometer.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hipo­senter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” tulis Kuncoro.

Menurut Kuncoro, gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Ambon dengan skala in­tensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah dan di Amalatu dirasakan II MMI, di­mana getaran dirasakan nyata dalam rumah.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Gempa ini tak berpotensi tsunami,” jelas Kuncoro.

Ia mengaku, hingga pukul 16:00 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Walaupun demikian, masya­rakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungja­wabkan kebenarannya, namun hindari diri dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada ke­rusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” himbau Kun­coro.

3.2 Guncang Amalatu

Sebelumnya juga pada, Kamis (10/7) pagi pukul 09: 15: 00 WIT, gempa bumi dengan magnitudo 3.2 juga mengguncang Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Gempa bumi yang terjadi ini, menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 3.43 Lintang Selatan, 128.67 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut 1 kilo meter Barat Amalatu, Kabupaten SBB dengan kedala­man 6 km.

Dijelaskan, dengan memperhati­kan lokasi episenter dan keda­laman hiposenter, gempa bumi yang terjadi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar aktif.

“Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Amalatu SBB, dengan skala intensitas II MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda- benda ringan yang digantung bergoyang. Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditim­bulkan akibat gempa bumi tersebut,” tulis kuncoro.

Hingga pukul 09:25 WIT, hasil monitoring BMKG belum me­nunjukan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. (S-27/S-25)

BERITA TERKAIT