AMBON, Siwalima.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Anindya Novyan Bakrie minta kepada pengurus KADIN Maluku untuk bersama-sama dengan pemerintah provinsi membangun daerah ini.
Permintaan itu disampaikan Anindya saat melantik Pengurus KADIN Maluku Periode 2025-2030 yang berlangsung di Lantai VII Kantor Gubernur, Senin (27/4).
Anindya mengaku, Maluku memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari sumber daya alam hingga sumber daya manusia yang dapat mendorong daerah maju di masa yang akan datang. Namun untuk mencapai kemajuan daerah, maka dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara Pemprov Maluku dengan berbagai stakeholder termasuk KADIN.
Apalagi, Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa merupakan salah satu kepala daerah yang memiliki komitmen yang kuat untuk berkolaborasi dalam membangun daerah ini, sehingga dengan kekuatan ini menjadi modal utama untuk membangun daerah ini.
“Saya melihat KADIN Maluku memiliki modal yang sangat besar untuk bersama-sama bangun Maluku, karena gubernurnya memiliki komitmen yang kuat untuk membangun kerjasama dengan dunia usaha khususnya KADIN,”ucap Anindya.
KADIN kata Anindya, merupakan salah satu tempat berhimpunnya para pengusaha yang harus dijadikan sebagai mitra strategis pemerintah provinsi dalam kerja-kerja pembangunan Maluku kedepan.
Kolaborasi yang erat antara gubernur dan KADIN Maluku kata Anindya, juga akan menjadi modal besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, agar naik dari 5.44 persen seperti yang diharapkan pemerintah pusat.
Apalagi dalam waktu dekat akan ada realisasi proyek strategis nasional Blok Masela yang selama ini telah menjadi harapan besar masyarakat Maluku, maka peran KADIN cukup besar, khususnya dalam menyiapkan kontraktor lokal.
“Keberhasilan PSN akan terlihat dari kerjasama dan kolaborasi yang kuat, bagiamana melibatkan kontraktor lokal dan KADIN Maluku memiliki tanggung jawab juga untuk menarik investor teknologi dan investasi agar dapat berdampak pada penyerapan tenaga kerja,” jelas Anindya.
Anindya yakin, dengan kolaborasi antara pemprov dengan KADIN Maluku, maka suatu saat nanti Maluku akan menjadi barometer dan mesin penggerak ekonomi kawasan timur bahkan Indonesia.
Ditempat yang sama, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengaku, pelantikan pengurus KADIN Maluku yang baru merupakan amanah dan tanggung jawab besar untuk membawa dunia usaha Maluku ke level yang lebih tinggi.
KADIN Maluku, sebagai mitra pemerintah provinsi dapat mengambil peran dalam memulai sinergi pemulihan ekonomi nasional dan daerah, sebab sinergitas diperlukan untuk menentukan sektor usaha mana yang perlu dimaksimalkan, merujuk pada potensi daerah, atas dasar prinsip inklusif dan kolaboratif.
“Inklusif artinya KADIN harus bisa merangkul setiap pelaku usaha dengan berbagai skala dan jenis industri sedangkan kolaboratif, artinya menjadikan KADIN sebagai tempat bekerja sama untuk membantu sektor kesehatan dan perekonomian di Maluku,” jelas gubernur.
Gubernur meyakini, dengan kepengurusan baru KADIN Maluku akan lebih mampu berperan dan membantu pertumbuhan ekonomi daerah, regional dan ekonomi nasional yang lebih baik.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah provinsi tentunya tidak bisa berjalan sendiri dan sebagai wadah utama pelaku usaha, KADIN harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, dengan melakukan beberapa terobosan.
“Terobosan yang harus didorong, seperti akselerasi ekonomi lokal dengan mendorong hilirisasi komoditas unggulan, terutama di sektor perikanan, pertanian dan pariwisata bahari,” ucap gubernur.
KADIN Maluku lanjut gubernur, juga dapat mengupayakan untuk pemberdayaan UMKM, serta memastikan pelaku usaha kecil di daerah ini naik kelas melalui digitalisasi dan akses pasar yang lebih luas.
KADIN Maluku juga harus berperan aktif untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, sehingga ekosistem usaha yang menjadi kondusif, sehingga investor merasa aman dan nyaman menanamkan modalnya di bumi raja-raja ini.
“Pemerintah provinsi akan selalu mendukung setiap program KADIN Maluku dengan memberikan dukungan nyata, salah satunya dengan memfasilitasi penyediaan kantor administratif di gedung Islamic Center Ambon, sebagai pusat kolaborasi. Gunakanlah fasilitas tersebut untuk melahirkan ide-ide inovatif dan terobosan bagi kemajuan ekonomi daerah,” pinta gubernur.
Ditempat yang sama Ketua Umum KADIN Maluku, MAS Latuconsina mengaku, wadah berhimpun para pengusaha, sudah selayaknya KADIN Maluku harus memposisikan diri sebagai lokomotif penggerak kemajuan ekonomi di Maluku.
KADIN Maluku siap untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi sebagai mitra untuk membangun Maluku yang lebih baik.
“Kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Gubernur Maluku yang memberikan dukungan terhadap KADIN dengan berbagai kebijakan yang diambil,” ucap Latuconsina.
Latuconsina mengaku, KADIN Maluku sering dilibatkan secara aktif diberbagai kegiatan pemprov baik sebagai peserta maupun sebagai narasumber seperti Musrenbang, artinya gubernur telah berkomitmen kemitraan strategis yang terbangun antara pemprov dan KADIN Maluku sangat dinamis dan positif.
Ia juga mengapresiasi kinerja pengurus KADIN Indonesia dibawah kepemimpinan Anindya Bakrie yang telah berhasil melakukan konsolidasi organisasi, termasuk terselenggara berbagai kegiatan nasional maupun internasional dengan tetap melibatkan KADIN daerah.
“Saya berharap pelantikan ini bukanlah acara seremonial, tapi sebagai pemicu dalam bekerja dan menjadi tim yang solid, berdedikasi tinggi dan profesional. Mari kita jadikan KADIN sebagai rumah untuk bekerja bersama dalam rangka mensukseskan program-program pemerintah daerah dan memajukan ekonomi di Maluku,” ajak Latuconsina.(S-20)