SIWALIMA.id > Berita
Banyak Masyarakat Belum Memiliki Kartu Nelayan
Daerah | Jumat, 7 November 2025 pukul 14:45 WIT

BULA, Siwalima.id - Masih banyak masyarakat yang tinggal di pesisir Kabupaten Seram Ba­gian Timur memiliki Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Kehadiran kartu ini sejak lama ditolak oleh para nelayan karena berbagai alasan, mulai dari kapasitas kapal yang mereka miliki sampai dengan daerah penangkapan ikan (fishing ground) yang terlalu dekat dan sebagainya.

Kepala Bidang, Perikanan Tang­kap dinas kelautan dan perikanan SBT, Zaini Rumalutur membenarkan kalau masih banyak nelayan belum miliki Kusuka.

“Pemilik kartu ini merupakan tunggal pelaku usaha dan pelaku pendukung sektor kelautan dan perikanan,” ungkapnya

Sejauh ini dinas sudah mener­bit­kan kartu ke nelayan tangkap seba­nyak 2.904  buah dan nelayan budidaya sekitar 3000-an. 

Untuk mendapatkan kartu lanjut­nya sagat mudah dimana nelayan hanya memberikan KTP dan akan di input lewat aplikasi dan ada petugas yang melakukan validasi data.

“Ketika petugas bertemu nelayan tidak ada kendala, maupun keluhan. Bahkan banyak nelayan yang belum memiliki kartu nelayan mendapat penjelasaan,” ungkapnya.

Menurutnya, nelayan yang belum memiliki karta karena mungkin belum tahu prosesnya. “Harapan kami de­ngan adanya kartu ini nelayan men­dapatkan bantuan yang bermanfaat,” ujarnya. 

Belum Miliki TPI

Selain memproses kartu bagi nela­yan, Dinas Kelautan dan Perikanan SBT juga memastikan sampai de­ngan saat ini belum ada Tempat Pelelangan Ikan.   

Kabid Perikanan Tangkap  pada dinas kelautan dan perikanan SBB Zaini Rumalutur mengaku rencana­nya akan membangun TPI di tahun 2026 nanti.

“Tidak ada TPI. Kalau ada kan bagus, supaya semua fokus di satu tempat dan harga ikan di pasar terkontrol. Kalau tidak ada, biasanya jibu-jibu di pasar dong (mereka) bermain harga,” ungkap Rumalutur kepada Siwalima di ruang kerjanya. Kamis (6/10).

Pihaknya berencana untuk mem­bangun TPI di SBT Tahun depan. “Seka­rang kita sedang mencari lokasi untuk pembangunan TPI. Mudah-mudahan SBT minimal punya dua tempat pele­langan, supaya masyarakat di bawah merasa senang,” harapnya. (S-27)

BERITA TERKAIT