BANDA, Siwalima.id - Bupati Zulkarnain Awat Amir meminta agar semua program atau kegiatan pembangunan yang dilakukan harus bermanfaat bagi kepentingan masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah.
“Semua kebijakan dan program pembangunan harus berjalan terarah, tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas bupati ketika membuka Rekortek Pemberdayaan Masyarakat yang dipusatkan di Gedung Oka Makatita, Banda Naira, Jumat (28/11).
Dijelaskan, Rakortek bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi ruang strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi pembangunan di tingkat negeri.
Ia mengaku kenapa kegiatan dilaksanakan disini, karena Banda merupakan titik penting sejarah peradaban bangsa dan dunia, sekaligus pusat potensi ekonomi dan pariwisata di Malteng.
“Bertepatan dengan Banda Heritage Festival, saya ingin para kepala pemerintahan negeri (KPN) dapat melihat langsung bagaimana sejarah, budaya dan alam Banda bisa dikelola menjadi kekuatan pembangunan yang berkelanjutan,” pintanya
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengumumkan akan diterapkannya Pajak Air Tanah bagi Perumda Tirta Nusa Ina mulai berlaku tahun 2026.
“Upaya ini untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, meningkatkan pengelolaan sumber daya air dan memastikan pemanfaatan air tanah berlangsung tertib, berkelanjutan dan berkeadilan,” tegasnya.
Bupati meminta seluruh pemerintah negeri ikut membantu sosialisasi kebijakan tersebut kepada masyarakat agar pelaksanaannya berjalan transparan dan akuntabel.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik Maluku yang akan memaparkan persiapan Sensus Ekonomi 2026 dan implementasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Menurutnya, data yang akurat sangat penting dalam perencanaan pembangunan, baik di tingkat negeri maupun kabupaten.
Selain itu, bupati memberikan penghargaan kepada Kakanwil Kementerian Hukum Maluku yang turut memperkuat penyelenggaraan Pos Bantuan Hukum untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di setiap negeri.
“Berharap rakortek ini melahirkan langkah-langkah konkrit untuk memperkuat pemerintahan negeri, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Malteng,” urainya.
Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRD, forkopimda, jajaran TNI–Polri, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX, Kepala BPS Maluku, para pimpinan OPD, Direktur Perumda Air Minum Tirta Nusa Ina, para camat, serta para KPM dan lurah.(S-17)