AMBON, Siwalimanews â Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto, menjalankan ibadah Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Tua Wapauwe, Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (3/9).
Kehadiran Kapolda bukan hanya untuk menunaikan ibadah wajib, namun juga sebagai wujud kedekatan Polri dengan masyarakat, sekaligus kepeduliannya terhadap pelestarian warisan sejarah.
Sholat Subuh yang dipimpin Imam Masjid Tua Wapauwe dan diikuti jamaah setempat itu, kapolda didampingi Karo SDM Polda Maluku.
Usai sholat, kapolda meninjau langsung bangunan bersejarah Masjid Tua Wapauwe, yang dikenal sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia.
Masjid ini dibangun pada abad ke-15 dan menjadi simbol awal perkembangan Islam di Maluku. Selain menjadi rumah ibadah, masjid tersebut juga dianggap sebagai aset budaya yang perlu dijaga.
âMasjid Tua Wapauwe adalah bukti perjalanan panjang Islam di Maluku. Ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga identitas sejarah dan budaya kita. Sudah sepatutnya kita menjaga dan merawatnya agar tetap lestari bagi generasi mendatang,â kata Kapolda
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga warisan sejarah dengan disertai penguatan iman dan ketakwaan, sebab spiritualitas yang kuat dapat mempererat persaudaraan, menciptakan kedamaian, serta membangun masyarakat Maluku yang lebih baik.
âIbadah adalah nafas kehidupan. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, kita memperkuat solidaritas dan persatuan. Inilah modal utama untuk mewujudkan Maluku yang aman, damai, dan sejahtera,â ujar kapolda.
Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah, karena kapolda tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah.
Polri berharap sinergi antara menjaga keamanan dan melestarikan budaya dapat menjadi kekuatan besar dalam mempertahankan identitas Maluku sebagai daerah religius dan berperadaban tinggi.(S-25)