AMBON, Siwalima.id - Hasil pengawasan dilakukan oleh DPRD Provinsi Maluku ditemukan hanya sedikit kendaraan yang beroperasi di Kota Tiakur, kabupaten Maluku Barat Daya.
Sejak berpisah dari kabupaten induk Maluku Tenggara Barat yang kini bernama Kepulauan Tanimbar, jumlah kendaraan yang beroperasi hanya 10-15 unit akibat kekurangan BBM.
“Dengan hadirnya SPBU di Pulau Moa sangat membantu masyarakat karena sebelumnya antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM bisa mencapai kilometer setiap hari, kata anggota DPRD Maluku, John Laipeny kepada Siwalima di Baileo Rakyat Karpan, Selasa (10/3),
Ia menyebut, antrean kendaraan hampir setiap hari dan panjangnya bisa sampai berkilometer.
“Ini sangat menyulitkan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, sebelum SPBU tersebut kembali beroperasi, masyarakat bahkan harus mendatangkan BBM dari Pulau Leti ke Pulau Moa menggunakan perahu kecil. “Kemarin itu orang harus membawa BBM dari Leti ke Moa dengan ombak barat daya yang sangat kuat. Itu sangat miris,” katanya.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat berisiko bagi keselamatan masyarakat. “Coba bayangkan kalau mereka tenggelam di laut hanya karena membawa BBM untuk kebutuhan masyarakat. Untung saja Tuhan masih melindungi mereka,” sebutnya.
Laipeny juga mengungkapkan saat Komisi II melakukan pengawasan di wilayah tersebut, jumlah kendaraan yang beroperasi di ibu kota kabupaten bahkan hanya sekitar 10 hingga 15 unit akibat kelangkaan BBM.
“Kami temukan waktu pengawasan kemarin, kendaraan yang jalan di Pulau Moa hanya sekitar 10 sampai 15 mobil saja karena BBM tidak ada,” ungkapnya.
Namun dengan hadirnya SPBU baru bernama SPBU Trivers, ia berharap kondisi tersebut dapat segera teratasi.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya SPBU ini tidak ada lagi antrean panjang dan masyarakat bisa mendapatkan BBM dengan lebih mudah,” katanya.
Ia juga meminta pihak terkait untuk mempertimbangkan penambahan titik SPBU baru di Pulau Lakor serta memperkuat program BBM satu harga di wilayah Luang Sermata.
“Kami sudah sampaikan juga agar kedepan bisa dibuka lagi satu titik SPBU di Pulau Lakor dan melihat kembali SPBU satu harga di wilayah Luang Sermatang,” pintanya. (S-26)