AMBON, Siwalimanews - Menggandeng Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku, Pemerintah Kota Ambon bakal menggelar santa claus festival jelang Natal.
Event ini memang sudah digelar beberapa tahun belakangan ini akan menampilkan panggung musik, pagelaran seni, pemberian hadiah dari Santa Claus hingga karnaval pada 1 Desember nanti.
Kadis Pariwisata Kota Ambon Christian Tukloy, kepada wartawan di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (28/10) membenarkan akan digelar event tersebut.
Ia mengaku Santa Claus Festival sengaja digelar untuk menghadirkan sukacita bagi anak-anak. Selain itu sebagai ajang promosi pariwisata.
“Kalau dikemas dalam sebuah event dan terkoordinir, maka bisa mendorong kita meningkatkan promosi potensi pariwisata,” jelasnya.
Lanjutnya persiapan sudah dilakukan dengan mengadakan rapat bersama ketua-ketua cabang AMGPM kota Ambon untuk menopang kegiatan tersebut.
“Jadi mulai dari panggung musik, pagelaran seni, pemberian hadiah hingga jalan karnaval akan dilaksanakan bersama masyarakat dalam rute terbatas,” ungkapnya.
Tak hanya di hari Natal, ia memastikan kegiatan festival serupa akan menjadi agenda Dinas di setiap peringatan hari besar keagamaan di Kota Ambon.
“Nanti event-event seperti ini akan kita laksanakan menjelang Idul Fitri atau hari raya keagamaan lainnya, supaya memberikan suasana semarak dalam konteks rohani, “ paparnya.
Untuk diketahui, pada tahun 2024 lalu kegiatan serupa sudah dilakukan di beberapa titik di Kota Ambon. Jalan Diponegoro dan jalan Pattimura menjadi lokasi digelarnya Santa Claus Festival dengan menampilkan musik dan tarian dari beberapa komunitas yang ada di Kota Ambon.
Tidak hanya itu, sejumlah pengurus AMGPM di juga menggelar tradisi Santa Claus atau Sinterklaas menyambut perayaan hari Raya Natal.
Tradisi ini kebiasaan warga Ambon yang dilaksanakan oleh pemuda-pemudi AMGPM yang biasanya mulai dilaksanakan pada awal bulan Desember setelah penetapan minggu Adventus. Kegiatan ini sempat terhenti pasca wabah Covid-19 melanda Indonesia termasuk di Kota Ambon beberapa tahun bela-kangan. Barulah pada tahun 2023, event ini kembali digelar. (S-10)