SIWALIMA.id > Berita
Gubernur Dukung Program Polisi Mengajar di Sekolah
Online | Senin, 4 Mei 2026 pukul 14:29 WIT

AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, memberikan dukungan penuh terhadap program polisi mengajar untuk segera direalisasikan di seluruh sekolah di provinsi ini.

Pasalnya, program yang digagas oleh Kapolda Maluku, Dadang Hartanto ini, merupakan salah satu bentuk inovasi dalam upaya memperkuat sektor pendidikan di Provinsi Maluku.

"Sebagai gubernur, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Maluku serta seluruh pihak terkait yang telah mendukung terlaksananya program polisi mengajar ini. Program ini sangat baik dan sangat bermanfaat," ucap gubernur usai meluncurkan program polisi mengajar di Lapangan Merdeka, Senin (4/5).

Program ini kata gubernur, menjadi penting bagi pemprov, sebab ada banyak hal yang perlu ditanamkan dan diajarkan kepada anak-anak di sekolah, baik SD, SMP maupun SMA/SMK dan SLB di seluruh pelosok Maluku.

Apalagi, menyangkut dengan bahaya peredaran narkotika, pengaruh paham-paham radikal, tertib dalam berlalu lintas, serta bagaimana para siswa-siswi bermedia sosial secara tertib dan beradab.

Gubernur mengaku, mungkin di sekolah-sekolah sudah diajarkan, namun tentu akan berbeda ketika disampaikan langsung aparat kepolisian yang memiliki pengalaman dan pemahaman lapangan, artinya jika polisi mengajarkan tentang dampak dan ancaman narkoba, bahaya paham radikal, serta ketertiban lalu lintas, itu akan lebih tepat dan lebih kuat pesannya.

"Apalagi, bapak dan ibu polisi yang terlibat juga merupakan tenaga pendidik, bahkan pak kapolda kita ini berstatus sebagai pengajar maupun profesor, karena itu saya kira program ini sangat cocok diterapkan di Indonesia, khususnya di Maluku,” tandas gubernur.

Gubernur berharap, program ini tidak hanya berhenti pada seremoni peluncuran saja, tetapi harus berlanjut sampai ke pelaksanaannya secara nyata di sekolah-sekolah, apalagi program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah kabupaten/kota yang serius untuk menindaklanjuti program ini.

“Saya juga memohon agar seluruh tahapan administrasi, dokumen pendukung, serta mekanisme pelaksanaan dapat segera disiapkan dengan baik,” pinta gubernur.

Ditempat yang sama, Kapolda Maluku Dadang Hartanto menjelaskan, untuk merealisasikan program ini, Polda Maluku akan menyiapkan tenaga pendukung, modul pembelajaran dengan tetap berkoordinasi bersama Dikbud Maluku, termasuk soal alokasi jam mengajar dan mata pelajaran apa yang dapat diintegrasikan dengan program ini.

Program ini, akan menjadi sarana interaksi yang baik dengan para pelajar, sebab pelajar adalah masa depan bangsa dan daerah, maka pembinaan terhadap pelajar harus dilakukan sejak dini, sehingga nantinya generasi Maluku lebih kuat dan berkualitas.

“Kita juga memahami ada berbagai kerawanan yang selama ini terjadi berdasarkan beberapa kejadian yang kita lihat. Mulai dari persoalan pergaulan pelajar, konflik, hingga bagaimana membangun interaksi sosial yang sehat. Karena itu, membangun kultur yang damai, anti kekerasan, serta jiwa toleransi dan penerimaan terhadap keberagaman juga harus ditanamkan sejak dini,” tegas kapolda.

Terkait dengan hasilnya, kapolda mengaku, memang tidak bisa dilhat dalam waktu dekat, karena ini adalah program jangka panjang, namun manfaatnya akan sangat besar apabila program ini terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.

Untuk itu ia berharap, dukungan dari semua pihak agar program ini dapat terlaksana dengan baik, dengan harapan anak-anak Maluku yang kelak sebagai pemimpin baik di Maluku maupun di tempat lain, dapat memiliki cara berpikir yang lebih luas, wawasan yang lebih baik, serta kemampuan untuk membangun Maluku.

“Pada akhirnya kita berharap mereka mampu bersaing bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat internasional,” cetus kapolda.(S-20)

BERITA TERKAIT