AMBON, Siwalimanews – Saat ini sebanyak lima pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang dulunya beroperasi 12 jam kini mulai beroperasi 24 jam.
Lima PLTD tersebut yakni, PLTD Desa WaiÂpandan, AmarseÂkaru, YamÂtel, Tonu Jaya dan TahaÂlupu. DeÂngan kenaikan jam operasi ini, guÂbernur berharap, elektrifikasi di Maluku terus meningkat dan dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat.
Harapan ini disampaikan gubernur, saat peresmian peningkatan jam nyala listrik PLN, dalam rangka Hari PelaÂnggan Nasional 2025, yang berlangÂsung di Pattimura Park, Kota Ambon, Sabtu (20/9).
Gubernur mengaku, PLN wilayah Maluku dan Maluku Utara telah memberikan kontribusi dan dediÂkasi dalam melayani masyarakat, bukan hanya sebatas menyediaÂkan listrik, tetapi juga menjadi motor penggerak perekonomian dan pembangunan daerah.
HPNÂ 2025 ini, menjadi momentum bagi PLN untuk lebih dekat dengan pelanggan dari berbagai sektor, mulai dari industri besar, institusi pendidikan, hingga rumah tangga, termasuk dalam menduÂkung penyediaan energi berkeÂlanjutan.
âHari pelanggan nasional mengÂangkat tema pelanggan hebat, energi bersahabat, mengandung makna bahwa pelanggan merupaÂkan mitra utama dan sumber inspiÂrasi bagi PLN dalam memberikan layanan terbaik,â ucap gubernur.
Menurut gubernur, keberhasilan penyediaan energi tidak terlepas dari peran pelanggan yang hebat, sekaligus tekad PLN untuk terus menghadirkan energi yang berÂsahabat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Untuk itu, pemprov mendukung program strategis PLN dalam menghadirkan listrik di wilayah Maluku dengan terus bersinergi bersama pemda dan seluruh pelanggan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.
Sinergi lintas sektor, sangat penting guna memastikan Maluku yang lebih terang dimasa depan akan tercapai dengan tidak ada lagi masyarakat yang hidup tanpa lampu, artinya layanan kelistrikan atau elektrifikasi ke depan harus andal dan merata.
âKami tentu mendorong agar ke depan ada penyediaan energi listrik yang andal mulai dari pemanfaatan listrik secara bijak, kepatuhan dalam pembayaran, hingga partisipasi aktif dalam program-programnya,â jelas gubernur.
Tingkatkan Layanan
Ditempat yang sama General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara Noer Soeratmoko membenarkan, bahwa lima PLTD ini, sepakat untuk meningkatkan layanan listriknya dari 12 jam menjadi 24 jam.
Sedangkan 14 PLTD lainnya, juga meningkatkan pelayanannya dari 6 jam menjadi 12 jam, seperti PLTD Effa, Teor, Ur, Tanimbar, Koijabi, Langgiar, Lor-Lor, Doka Barat, Longgar, Karey, Latahola, Eray, Rumahlewang dan Mahaleta.
Noer mengaku, peningkatan jam menyala listrik, merupakan bagian dari komitmen PLN dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, agar semua sektor dapat berjalan dengan lancar.
âHingga Agustus 2025 ini, kita telah mengoperasikan 50 sistem kelistrikan 24 jam dan meresmikan peningkatan jam nyala di sejumlah PLTD,â ucap Noer kepada wartaÂwan pada acara HPN 2025Â di PattiÂmura Park Ambon, Sabtu (20/9).
Menurutnya, dengan capaian ini, maka total PLTD yang beroperasi penuh 24 jam di wilayah Maluku dan Maluku Utara mencapai 56 unit, sementara 34 PLTD beropeÂrasi 12 jam dan 9 PLTD masih beroperasi 6 jam.
Tak hanya itu, hingga September 2025, sebanyak 195 keluarga pra sejahtera di Maluku dan Maluku Utara telah menikmati sambungan listrik gratis melalui program Light Up the Dream.
âSejak 2021 total penerima manfaat program ini mencapai 1.780 pelanggan. PLN juga terus berupaya meningkatkan layanan melalui aplikasi PLN Mobile, yang memudahkan pelanggan melakuÂkan pembayaran, tambah daya, hingga melaporkan gangguan secara cepat dan transparan,â jelasnya.
PLN kata Noer, terus berkomitÂmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan diharapkan kedepan seluruh daerah di Maluku dapat menikmati listrik 24 jam. (S-20)