AMBON, Siwalima.id - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong adanya penanganan terhadap kondisi abrasi di pesisir destinasi wisata Pantai Hunimua di Desa Liang.
Hal ini disampaikan gubernur, saat meninjau destinasi Pantai Liang bersama Kapolda Maluku, Irjen Dadang Hartanto, Kamis (29/1).
Gubernur mengaku, Pantai Liang merupakan salah satu dari sekian banyak destinasi wisata di Maluku yang memiliki keindahan alam dan pantai yang luar biasa.
“Bagi saya, keindahan Pantai Liang ini lebih indah dari pantai-pantai di Bali, tapi memang harus diperbaiki beberapa hal agar memberikan daya tarik bagi wisatawan,” ucap gubernur.
Persoalan utama yang harus mendapatkan penanganan dari Pemerintah Provinsi Maluku kata gubernur, yakni kondisi pesisir pantai yang selama ini menjadi objek wisata.
Pasalnya, akibat gelombang pasang, telah menyebabkan kerusakan talud penahan ombak yang pernah dibangun pemerintah yang berdampak pada abrasi pesisir pantai.
"Harus akui kondisi pesisir pantai ini sudah mengalami abrasi, makanya harus ada pemasangan pemecah ombak sebagai alternatif untuk mencegah abrasi yang lebih parah,” ucap gubernur.
Ia mengaku, kondisi keuangan daerah saat ini memang berat, namun dengan keterbatasan yang dihadapi harus dicarikan solusi, sebab destinasi pariwisata pantai selama ini juga telah menyumbang PAD yang cukup besar bagi daerah.
Selain penanganan abrasi, gubernur juga minta Dinas Parawisata untuk melakukan peremajaan pohon di pesisir yang telah tergerus ombak, sehingga akan lebih sejuk saat wisatawan menikmati pantai Liang.
“Tanaman-tanaman seperti pohon ketapang dan sejenisnya itu harus ditanam kembali agar tidak gersang karena memang abrasi sudah menumbangkan banyak pohon disini. Nanti kerjasama dengan Dinas Kehutanan biar ada peremajaan tanaman lagi,” janji gubernur.
Gubernur berharap, setiap destinasi wisata dapat dikelola dengan baik, sehingga akan lebih banyak menarik wisatawan ke Maluku.(S-20)