SIWALIMA.id > Berita
Imbas Siswa Keracunan, Tiga SPPG MBG Ditutup
Online | Jumat, 26 September 2025 pukul 00:08 WIT

AMBON, Siwalimanews – Tiga unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Maluku, resmi ditutup sebagai bentuk tindak lanjut atas kejadian siswa yang mengalami keracunan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Tiga SPPG tersebut tersebar di Kota Ambon, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Barat Daya, yang sebelumnya mensuplai makan bergizi untuk dikonsumsi siswa yang berujung keracunan.

Kepastian penutupan tiga unit SPPG ini disampaikan Kepala Kantor Pemenuhan Gizi Maluku Rosita, kepada wartawan di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Maluku, Kamis (25/9).

Rosita menjelaskan, MBG merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto yang harus disukseskan, sebagai upaya untuk memastikan masa depan generasi bangsa, khususnya di Maluku dapat terjamin.

Untuk memastikan program MBG ini berjalan dengan baik, tentu Badan Gizi Nasional telah menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam setiap tahapan penyiapan makanan. Artinya mulai dari tahapan pemilihan bahan makan, penyimpangan hingga penyajian dan pengiriman ke sekolah-sekolah untuk dikonsumsi oleh siswa harus sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Tentu semua proses penyimpanan makan bergizi harus sesuai dengan SOP, artinya dengan tiga kejadian yang sudah terjadi beberapa waktu lalu sebagai pimpinan KPG, saya mohon maaf kepada semua lapisan masyarakat,” ucap Rosita.

Pasca kejadian tersebut kata Rosita, Kantor Pemenuhan Gizi, telah mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara tiga SPPG atau dapur MBG yang menyuplai makanan ke tiga sekolah tersebut.

Penutupan ini, merupakan langkah penting disamping pihaknya melakukan evaluasi terhadap seluruh kinerja SPPG-SPPG yang mengelola makan bergizi.

Ia juga mengaku, saat ini pihaknya juga sementara menunggu hasil pengujian sampel makanan yang dilakukan oleh BPOM dan jika hasilnya sudah ada, maka akan ada kebijakan yang diambil.

Sambil menunggu hasil laboratorium, pihaknya memastikan, telah melakukan langkah-langkah mitigasi bagi SPPG lain di Maluku guna memastikan makanan yang disajikan tidak bermasalah.

“Bagi SPPG lain yang saat ini sedang melayani MBG, saya sudah ingatkan agar makanan yang disajikan komposisinya lengkap, termasuk sesuai angka kecukupan gizi yang mereka dapatkan,” tandas Rosita.(S-20)

BERITA TERKAIT