Ketua Komisi II DPRD Maluku, Irawadi menegaskan adanya penambahan kuota bahan bakar minyak untuk Provinsi Maluku, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dalam upaya memperjuangkan penambahan kuota tersebut.
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk respon terhadap kondisi riil di lapangan, di mana ketersediaan BBM kerap tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.
“Kita sudah bangun komunikasi dengan beberapa pihak, termasuk Kementerian ESDM, untuk dorong penambahan kuota BBM bagi Maluku,” ujarnya, kepada Siwalima, di Baileo Rakyat Karpan, Senin (13/4).
Ia juga menegaskan, sebagai daerah kepulauan, Maluku memiliki tantangan distribusi yang berbeda dibandingkan daerah lain, sehingga perlu perhatian khusus dari pemerintah pusat.
Komisi II, lanjutnya, akan terus mengawal proses ini hingga ada keputusan konkret yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Ini kebutuhan dasar masyarakat, jadi harus ada solusi. Katong akan terus dorong sampai ada penambahan kuota,” tandasnya. (S-26)